Dana investasi milik Pemerintah Arab Saudi atau Public Investment Fund (PIF) resmi menjadi sponsor pendukung Piala Dunia 2026, sebagaimana diumumkan oleh FIFA pada Kamis (14/5/2026) di Jakarta, dilansir dari Investor Daily.
Kesepakatan kerja sama komersial ini mencakup wilayah Amerika Utara serta Asia, meskipun nilai kontrak finansial antara kedua belah pihak tidak dipublikasikan ke publik.
Langkah strategis tersebut semakin mempererat hubungan antara Arab Saudi dan FIFA menjelang pelaksanaan Piala Dunia 2034, di mana negara kerajaan tersebut telah memenangkan hak sebagai tuan rumah.
PIF memposisikan sepak bola sebagai bagian krusial dari transformasi ekonomi untuk mengurangi ketergantungan terhadap sektor minyak dengan mengembangkan industri hiburan dan olahraga internasional.
Sebelumnya, PIF juga menjadi mitra komersial Piala Dunia Antarklub tahun lalu melalui SURJ Sports Investment yang memiliki saham di platform streaming olahraga DAZN.
Ekspansi besar Arab Saudi di dunia olahraga melalui pendanaan LIV Golf sejak 2022 terus menuai kritik dari sejumlah kelompok HAM terkait isu sportswashing untuk memperbaiki citra negara.
Awal bulan ini, PIF dikabarkan mulai menghentikan pendanaan baru untuk kompetisi LIV Golf tersebut sehingga memunculkan spekulasi mengenai arah investasi olahraga mereka ke depan.
Kendati demikian, pihak manajemen menegaskan bahwa komitmen terhadap pertumbuhan olahraga global, khususnya sepak bola, tidak akan surut.
"PIF akan terus memperluas jejak global di dunia olahraga, dan sepak bola menjadi pusat dari pertumbuhan tersebut," ujar Al Sayyad, Kepala Corporate Brand PIF.
Hingga saat ini, Arab Saudi terus memperluas pengaruh sepak bola lewat kepemilikan klub Newcastle United di Liga Inggris dan mendatangkan pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo, Neymar, serta Karim Benzema ke liga domestik mereka.