Pabrikan asal Italia, Aprilia Racing, sukses memuncaki tiga kategori klasemen dunia setelah menyelesaikan empat seri perdana MotoGP 2026. CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengungkapkan bahwa pencapaian ini didorong oleh perkembangan teknis tim selama musim dingin dan kondisi pesaing yang belum maksimal.
Dilansir dari Otomotif, posisi Aprilia di jalur persaingan gelar juara dunia diperkuat oleh performa impresif para pebalapnya di lintasan. Keunggulan ini tercatat setelah berlangsungnya balapan di Sirkuit Jerez, Spanyol, yang menjadi seri keempat dalam kalender musim ini.
"Kami juga diuntungkan oleh fakta bahwa Marc Marquez jelas belum berada dalam performa terbaiknya, kami jelas telah melakukan pekerjaan yang sangat baik selama musim dingin," kata Rivola dikutip dari Crash, Senin (4/5/2026).
Rivola menjelaskan bahwa kekuatan tim saat ini tidak terlepas dari kontribusi dua pebalap utama serta kemajuan pesat yang ditunjukkan oleh tim satelit mereka. Sinergi di internal tim menjadi kunci stabilitas performa motor RS-GP dalam menghadapi persaingan ketat di papan atas.
"Kami memiliki dua pebalap yang sangat kuat, dan saya harus mengatakan bahwa Trackhouse berkembang dengan sangat baik," ujarnya.
Meskipun musim kompetisi masih menyisakan banyak seri, manajemen Aprilia optimistis dengan arah pengembangan yang telah diambil oleh departemen balap mereka. Keyakinan tersebut didasari pada data teknis dan konsistensi yang diraih sejauh ini.
"Kami ada di sana, ayolah, kami ada di sana. Musim ini masih sangat panjang, tetapi kami yakin pekerjaan yang kami lakukan sudah berada di arah yang tepat," katanya.
Keberhasilan Aprilia musim ini juga ditopang oleh aksi dominan Marco Bezzecchi yang sempat memenangi tiga balapan pembuka dan memecahkan rekor jumlah lap terdepan. Meski sempat kalah dari Alex Marquez di GP Spanyol, Bezzecchi tetap memimpin klasemen dengan selisih 11 poin.
"Tidak perlu membuat pernyataan besar. Jelas penting bisa menempatkan empat motor di enam besar di sini di Jerez, itu pertanda yang sangat baik," ujar Rivola.
Di sisi lain, Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team diketahui belum mengemas podium pada balapan utama hari Minggu sepanjang musim 2026. Namun, juara dunia delapan kali tersebut tetap menunjukkan ancaman melalui dua kemenangan di sesi sprint race, termasuk hasil dramatis di Jerez pasca insiden terjatuh.