Momen emosional mewarnai laga kandang terakhir Antoine Griezmann bersama Atl├®tico Madrid di Stadion Metropolitano pada Minggu lalu. Penyerang asal Prancis tersebut menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada para suporter klub sebelum dirinya resmi pindah ke Major League Soccer (MLS) untuk memperkuat Orlando City SC pada musim panas ini.
Pengumuman kepindahan ini memicu momen perpisahan yang mendalam, seperti dilansir dari Suara. Acara penghormatan khusus dari pihak klub dan penggemar digelar setelah Atl├®tico Madrid sukses mengamankan kemenangan 1-0 atas Girona.
Saat berbicara di tengah lapangan, Griezmann kembali mengungkit keputusannya membelot ke FC Barcelona pada tahun 2019. Langkah transfer tersebut diakui sempat merusak hubungan baiknya dengan para pendukung garis keras Los Colchoneros.
"Ini sangat berarti. Saya tahu banyak dari kalian sudah memaafkan saya, dan sebagian lainnya mungkin belum, tetapi saya ingin meminta maaf lagi karena bergabung dengan Barcelona," kata Griezmann dilansir dari ESPN.
"Saat itu saya tidak menyadari betapa besarnya cinta yang saya dapatkan di sini. Saya masih sangat muda dan saya membuat kesalahan. Saya akhirnya sadar dan kami melakukan segalanya agar bisa kembali menikmati hidup di sini," imbuhnya.
Rekam jejak karier Griezmann di Madrid bermula saat dirinya pertama kali bergabung dengan Atl├®tico pada 2014. Usai bermain untuk Barcelona selama dua tahun sejak 2019, striker veteran ini memutuskan kembali ke pangkuan Atl├®tico pada 2021.
Sepanjang masa baktinya, Griezmann sukses menasbihkan diri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub. Ia juga mempersembahkan sejumlah trofi bergengsi, termasuk gelar Liga Europa UEFA, Piala Super UEFA, dan Piala Super Spanyol.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pelatih Diego Simeone. Arsitek taktik asal Argentina itu dinilai memiliki kontribusi yang sangat besar dalam perkembangan karier sepak bolanya.
"Berkat Anda saya menjadi juara dunia dan merasa seperti pemain terbaik di dunia. Saya sangat berutang kepada Anda dan merupakan sebuah kehormatan bisa berjuang untuk Anda," ujar Griezmann.
Walaupun belum pernah mengantarkan Atl├®tico Madrid merengkuh trofi juara LaLiga ataupun Liga Champions UEFA, Griezmann menegaskan bahwa kasih sayang dari para suporter merupakan pencapaian tertinggi dalam hidupnya.
"Saya memang belum bisa membawa pulang gelar LaLiga atau Liga Champions, tetapi cinta ini jauh lebih berharga. Saya akan membawanya sepanjang hidup saya," tuturnya.