Angelina Jolie Jual Mansion di Los Angeles dan Berencana Pindah dari AS

Angelina Jolie Jual Mansion di Los Angeles dan Berencana Pindah dari AS
Foto: Ilustrasi Angelina Jolie Jual Mansion di Los Angeles dan Berencana Pindah dari AS.

Aktris Angelina Jolie dikabarkan semakin mantap untuk meninggalkan Amerika Serikat dalam waktu dekat. Indikasi ini menguat setelah kediamannya yang berlokasi di Los Angeles (LA) mulai masuk dalam daftar penjualan properti.

Dilansir dari Detikcom, seorang sumber mengungkapkan bahwa pemeran film Eternals tersebut sudah menyusun rencana kepindahan sejak Februari tahun ini. Kondisi Amerika Serikat yang dinilai kurang kondusif menjadi salah satu pemicu utama keputusan tersebut.

Selain faktor lingkungan, perubahan tanggung jawab sebagai orang tua turut memengaruhi langkah Jolie. Saat ini, anak-anaknya telah memasuki usia dewasa sehingga ia merasa siap untuk memulai lembaran hidup baru di lokasi yang berbeda.

Berdasarkan laporan{"title": "Angelina Jolie Jual Rumah di Los Angeles dan Siap Pindah dari Amerika","title_slug": "angelina-jolie-jual-rumah-la-pindah-amerika","description": "Angelina Jolie menjual mansion bersejarah di Los Angeles senilai USD 29,85 juta dan berencana meninggalkan Amerika Serikat karena alasan politik.","keywords": "Angelina Jolie, rumah Angelina Jolie, mansion Los Angeles, kabar Angelina Jolie, properti artis Hollywood","category_id": "11","tags": "Angelina Jolie, Hollywood, Real Estate, Amerika Serikat","thumbnail": "mansion mewah klasik dengan gerbang tinggi dan penjagaan ketat","content": "

Rencana Angelina Jolie untuk meninggalkan Amerika Serikat semakin menguat seiring munculnya kediaman pribadinya di Los Angeles dalam daftar properti yang dijual. Aktris pemeran film Eternals tersebut dilaporkan telah menyiapkan langkah besar untuk memulai lembar kehidupan baru di luar negeri.

Dilansir dari Detikcom, seorang sumber mengungkapkan bahwa Jolie merasa kondisi di Amerika Serikat saat ini sedang tidak baik. Faktor lingkungan dan situasi negara menjadi dorongan utama bagi sang aktris untuk segera angkat kaki dari Negeri Paman Sam.

Selain faktor eksternal, perubahan tanggung jawab sebagai orang tua juga menjadi pemicu keputusan ini. Anak-anak Jolie kini mulai memasuki usia dewasa, sehingga ia merasa memiliki kebebasan lebih untuk menetap di lokasi yang jauh dari jangkauan publik Amerika.

Alasan di Balik Penjualan Mansion Los Angeles

Angelina Jolie sebenarnya tidak pernah memiliki keinginan untuk menetap secara permanen di Los Angeles. Namun, selama beberapa tahun terakhir, ia harus tinggal di sana demi berbagi tanggung jawab pengasuhan anak dengan mantan suaminya, Brad Pitt.

Momentum kepindahan ini diprediksi akan terjadi setelah si kembar Vivienne dan Knox genap berusia 18 tahun pada Juli mendatang. Kamboja disebut-sebut menjadi salah satu lokasi yang masuk dalam daftar tujuan potensial bagi tempat tinggal barunya.

Kabar kepindahan ini diperkuat dengan dipasarkannya mansion mewah milik Jolie di Los Angeles dengan harga mencapai USD 29,85 juta. Properti ini dibeli oleh Jolie pada tahun 2017, tak lama setelah proses perceraiannya dengan Brad Pitt selesai.

Sejarah dan Spesifikasi Properti

Mansion yang kini sedang dipasarkan tersebut memiliki nilai sejarah perfilman yang cukup panjang. Sebelum dimiliki oleh Jolie, rumah mewah ini merupakan tempat tinggal dari sutradara legendaris Hollywood, Cecil B. DeMille.

Bangunan utama tersebut berdiri di atas lahan seluas 2,1 hektar dan dilengkapi dengan fasilitas yang sangat lengkap. Terdapat enam kamar tidur, sepuluh kamar mandi, serta beberapa bangunan tambahan di sekitar kawasan dengan sistem pengamanan yang sangat ketat.

Kritik terhadap Kondisi Politik Amerika Serikat

Kondisi politik di Amerika Serikat menjadi alasan fundamental bagi Angelina Jolie untuk meninggalkan negaranya. Jolie secara terbuka menyatakan bahwa ia tidak lagi merasa nyaman berada di lingkungan yang ia anggap tidak lagi ia kenali.

"Aku cinta negaraku, tapi saat ini, aku tidak mengenali negaraku," kata Jolie saat menghadiri San Sebastián Film Festival di Spanyol pada September 2025.

Ia menegaskan bahwa pandangan dunianya sangat menjunjung tinggi kesetaraan dan persatuan internasional. Jolie menganggap segala bentuk pembatasan terhadap ekspresi pribadi serta kebebasan individu sebagai sesuatu yang sangat berbahaya bagi masyarakat.

"Aku selalu hidup di lingkungan internasional, keluargaku internasional, teman-temanku, hidupku... Pandangan duniaku adalah setara, bersatu, dan internasional. Apa pun, di mana pun yang memecah belah atau membatasi ekspresi pribadi dan kebebasan siapa pun, menurutku, sangat berbahaya," ujar Jolie.

Aktris ini memang dikenal vokal dalam mengkritik berbagai kebijakan pemerintah Amerika Serikat sejak bertahun-tahun lalu. Pada tahun 2017, ia sempat menulis opini tajam di The New York Times yang menolak keras aturan imigrasi di era pemerintahan Trump.

Jolie saat itu menekankan pentingnya mengelola keamanan tanpa harus memberikan stigma negatif kepada warga negara lain berdasarkan faktor geografis atau agama. Baginya, kebijakan yang memecah belah justru akan memberikan dampak buruk yang lebih besar daripada manfaat keamanan yang dijanjikan.

"Kita dapat mengelola keamanan kita tanpa menganggap warga negara dari seluruh negara, bahkan bayi, tidak aman untuk mengunjungi negara kita karena faktor geografis atau agama," tulis Jolie.

Artikel terkait

Rekomendasi