Manajer AFC Bournemouth, Andoni Iraola, dipastikan akan menyudahi masa jabatannya di Vitality Stadium setelah kompetisi musim 2025/2026 resmi berakhir. Keputusan pelatih asal Spanyol tersebut diambil karena keinginan untuk mencari tantangan baru dalam karier manajerialnya.
Dilansir dari Detik Sport melalui laporan The Athletic, kontrak kerja Iraola bersama klub berjuluk The Cherries tersebut memang hanya berlaku hingga musim panas mendatang. Sebelumnya, sang manajer hanya menyepakati perpanjangan kontrak berdurasi satu tahun pada 2024 lalu.
Proses negosiasi mengenai masa depan Iraola sempat diwarnai tarik ulur antara pihak manajemen dan sang pelatih sebelum keputusan final ini diumumkan. Namun, mantan pelatih Rayo Vallecano itu akhirnya memilih untuk tidak memperpanjang masa tinggalnya lebih lama lagi.
"Saya merasa terhormat bisa jadi manajer AFC Bournemouth dan saya bangga dengan apa yang sudah kami capai bersama-sama. Saya berterima kasih kepada para pemain dan staf saya, termasuk juga Bill, yang sudah membuat masa-masa saya di sini begitu spesial," ujar Andoni Iraola, Manajer Bournemouth.
Iraola menambahkan bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat baginya untuk pergi meninggalkan klub. Ia menegaskan akan selalu menyimpan kenangan luar biasa selama memimpin tim yang bermarkas di pesisir selatan Inggris tersebut.
Pria yang ditunjuk sebagai pengganti Eddie Howe pada tahun 2023 ini tercatat telah mendampingi Bournemouth dalam 121 pertandingan. Dalam kurun waktu tersebut, ia berhasil mempersembahkan 44 kemenangan, 37 hasil imbang, dan mengalami 44 kekalahan.
Salah satu pencapaian terbaiknya terjadi pada musim lalu ketika ia membawa Bournemouth finis di peringkat ke-12 klasemen akhir Liga Inggris. Raihan 48 poin yang dikumpulkan tim pada musim tersebut merupakan rekor poin tertinggi sepanjang sejarah klub di kasta tertinggi.