Ancelotti Pantau Kondisi Neymar Jelang Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026

Ancelotti Pantau Kondisi Neymar Jelang Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026
Foto: Ilustrasi Ancelotti Pantau Kondisi Neymar Jelang Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026.

Pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, tengah memantau secara intensif proses pemulihan cedera Neymar menjelang pengumuman daftar final pemain untuk Piala Dunia 2026 di Amerika pada 18 Mei 2026. Penyerang berusia 34 tahun tersebut telah masuk dalam daftar sementara meski sempat absen panjang sejak Oktober 2023 akibat cedera serius.

Kesiapan fisik pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil itu menjadi fokus utama tim pelatih dalam beberapa pekan terakhir, sebagaimana dilansir dari Suara. Ancelotti, yang mulai menukangi tim Samba sejak Mei 2025, memiliki target besar untuk membawa Brasil meraih gelar juara dunia keenam kalinya sekaligus mengakhiri puasa gelar sejak 2002.

Dukungan agar Neymar tetap dibawa ke turnamen akbar tersebut terus mengalir dari berbagai pihak, termasuk dari mantan rekan setimnya, Lionel Messi. Di dalam tim sendiri, kehadiran Neymar dinilai memberikan pengaruh besar terhadap keharmonisan para pemain lainnya.

"Neymar sangat dicintai," kata Ancelotti kepada Reuters.

Pelatih asal Italia tersebut menekankan bahwa popularitas sang pemain di mata penggemar maupun sesama pemain membuat kehadirannya tidak akan memicu konflik internal.

"Bukan hanya oleh para penggemar, tetapi juga oleh para pemain. Jika Anda memanggil Neymar, itu tidak akan menimbulkan masalah di ruang ganti karena dia sangat disukai dan dicintai," lanjut dia.

Ancelotti mengakui adanya masukan dari pihak luar mengenai pemilihan pemain, namun ia menegaskan memiliki pertimbangan tersendiri dalam menyusun komposisi tim final.

"Saya pikir wajar jika semua orang memberikan pendapatnya," ujar Ancelotti.

Ia mengapresiasi segala saran yang masuk sebagai bagian dari dinamika menjelang turnamen besar di Amerika Utara tersebut.

"Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang memberi saya saran. Ketika harus memilih, Anda harus mempertimbangkan banyak hal," tambah dia.

Terkait kondisi teknis, mantan pelatih Real Madrid ini melihat adanya kemajuan signifikan pada kebugaran Neymar yang mulai kembali mendapatkan menit bermain secara konsisten.

"Dalam hal ini, Neymar adalah pemain penting bagi negara ini, karena bakat yang selalu dia tunjukkan, dan karena dia mengalami masalah yang sedang dipulihkan. Dia bekerja keras untuk pulih dan sekarang kembali bermain," tutur Ancelotti.

Kendati demikian, pelatih berusia 66 tahun itu tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan akhir demi menjaga keseimbangan kekuatan tim nasional.

"Dia berkembang sangat pesat akhir-akhir ini dan bermain secara konsisten. Jelas bagi saya ini bukan keputusan yang sederhana. Saya harus mempertimbangkan keuntungan dan kerugiannya dengan sangat hati-hati," lanjutnya.

Proses seleksi pemain disebut telah berjalan selama setahun penuh, sehingga Ancelotti merasa yakin dengan data dan observasi yang telah dikumpulkan timnya terhadap seluruh kandidat pemain.

"Tetapi itu tidak memberi tekanan kepada saya, karena seperti yang saya katakan, selama setahun terakhir kami tidak hanya menilai Neymar, tetapi semua pemain," kata Ancelotti.

Keyakinan ini didasari pada otoritasnya sebagai pelatih kepala yang memiliki akses penuh terhadap informasi perkembangan setiap pemain secara detail.

"Saya adalah orang yang paling tepat untuk membuat keputusan ini. Karena informasi yang saya miliki tentang semua pemain Brasil tahun ini tidak dimiliki orang lain. Jadi, saya orang yang paling tepat," ujar Ancelotti.

Langkah penentuan 26 pemain terakhir tetap menjadi tantangan besar demi meminimalisasi kesalahan dalam taktik permainan di Amerika nanti.

"Apakah saya bisa menyusun skuad yang sempurna? Mustahil. Tetapi saya bisa menyusun skuad dengan kesalahan yang lebih sedikit dibanding orang lain. Soal itu saya yakin," pungkasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi