Umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan ibadah puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah pada bulan Dzulhijjah jelang perayaan Idul Adha. Dikutip dari Media Indonesia, waktu paling utama untuk membaca niat kedua puasa ini adalah pada malam hari, dimulai setelah maghrib hingga sebelum terbit fajar.
Meskipun malam hari atau saat sahur menjadi waktu terbaik, terdapat fleksibilitas dalam pelaksanaan ibadah sunnah ini. Pembacaan niat masih diperbolehkan pada pagi hari hingga sebelum waktu zuhur tiba.
Kelonggaran ini berlaku dengan catatan orang tersebut belum makan, minum, atau melakukan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak fajar subuh. Hal terpenting dalam ibadah ini adalah kemantapan niat di dalam hati sanubari.
Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Istilah Tarwiyah berasal dari kata tarrawiya atau ar-rawiyah yang memiliki arti merenung atau berpikir, yang merujuk pada kisah Nabi Ibrahim AS.
Sementara itu, Puasa Arafah ditunaikan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Ibadah puasa Arafah ini sangat dianjurkan bagi umat muslim yang sedang tidak melaksanakan ibadah haji atau wukuf di Padang Arafah.
Melafalkannya secara lisan merupakan anjuran sebagai penguat tekad bagi orang yang akan menjalankannya. Pemahaman waktu terbaik dan tata cara niat membuat umat muslim dapat menjalankan ibadah di bulan Dzulhijjah dengan lebih sempurna.
| Jenis Puasa | Lafaz Niat & Artinya |
|---|---|
| Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah) | ┘å┘Ä┘ê┘Ä┘è┘ÆÏ¬┘Å ÏÁ┘Ä┘ê┘Æ┘à┘Ä Ï¬┘ÄÏ▒┘Æ┘ê┘É┘è┘ÄÏ®┘Ä Ï│┘Å┘å┘Ä┘æÏ®┘ï ┘ä┘É┘ä┘æ┘░┘ç┘É Ï¬┘ÄÏ╣┘ÄϺ┘ä┘Ä┘ë Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lill─ühi taÔÇÿ─ül─ü. "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah TaÔÇÿala." |
| Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) | ┘å┘Ä┘ê┘Ä┘è┘ÆÏ¬┘Å ÏÁ┘Ä┘ê┘Æ┘à┘Ä Ï╣┘ÄÏ▒┘Ä┘ü┘ÄÏ®┘Ä Ï│┘Å┘å┘Ä┘æÏ®┘ï ┘ä┘É┘ä┘æ┘░┘ç┘É Ï¬┘ÄÏ╣┘ÄϺ┘ä┘Ä┘ë Nawaitu shauma ÔÇÿarafata sunnatan lill─ühi taÔÇÿ─ül─ü. "Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah TaÔÇÿala." |