Produsen sepeda motor listrik ALVA memutuskan untuk belum menaikkan harga jual produk mereka di pasar Indonesia meski menghadapi tekanan ekonomi global. Hal ini disampaikan oleh CEO ALVA di Bintaro pada Selasa (28/4/2026) sebagai respons atas meroketnya harga bahan baku komponen.
Kenaikan harga minyak mentah dunia saat ini berdampak langsung pada biaya produksi komponen turunan, terutama plastik. Kondisi tersebut memberikan tantangan bagi industri otomotif nasional yang sedang berkembang, sebagaimana dilansir dari Otomotif.
Purbaya Pantja, Chief Executive Officer ALVA, menjelaskan bahwa fluktuasi harga minyak bumi memberikan efek yang cukup drastis bagi ketersediaan bahan baku manufaktur.
"Kalau kita cerita raw material, dengan keadaan dunia seperti ini, di mana harga minyak naik agak signifikan, itu mempunyai impact ke turunannya. Di mana turunannya tentunya salah satunya adalah plastik dari minyak, yang tentunya itu efeknya lumayan drastis," ujar Purbaya Pantja, Chief Executive Officer ALVA.
Selain material plastik, industri kendaraan listrik juga terbebani oleh lonjakan harga Lithium Carbonate yang merupakan komponen inti pembuatan baterai. Purbaya mencatat bahwa tren kenaikan harga ini sudah terjadi secara signifikan sejak tahun lalu.
"Sebenarnya trennya tidak susah dilihat. Salah satu komponen utama baterai adalah Lithium Carbonat. Harganya sudah publik, kenaikannya sudah lumayan berarti sejak tahun lalu, bahkan berlipat-lipat. Itu juga yang menyebabkan harga baterai meningkat," kata Purbaya Pantja, Chief Executive Officer ALVA.
Manajemen ALVA saat ini masih melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan nilai tukar Dollar AS. Penguatan mata uang asing tersebut turut memengaruhi kalkulasi biaya produksi karena ketergantungan pada komponen impor.
"So far kita masih belum (naikkan harga motor). Jadi kita lihat perkembangannya seperti apa. Kalau bicara mengenai harga, tentunya semuanya kita pikirkan, mulai dari harga komponen hingga pengaruh USD," kata Purbaya Pantja, Chief Executive Officer ALVA.
Saat ini, lini produk ALVA mencakup model N3 Next Gen, One XP, dan Cervo dengan rentang harga Rp 30 jutaan hingga Rp 40 jutaan. Perusahaan juga menyediakan skema sewa baterai untuk menekan harga beli awal bagi konsumen.
| Model Motor | Varian/Skema | Harga Jual |
|---|---|---|
| N3 Next Gen | Sewa Baterai (Bebas Pas) | Rp 15.500.000 |
| One XP | Satu Baterai | Rp 38.500.000 |
| One XP | Dua Baterai | Rp 39.500.000 |
| Cervo | Sewa Baterai (Bebas) | Rp 25.000.000 |
| Cervo | Dua Baterai | Rp 35.750.000 |
| Cervo X | Sewa Baterai (Bebas) | Rp 37.900.000 |
| Cervo X | Dengan Baterai | Rp 44.900.000 |
| Cervo Q | ABS (Lengkap Baterai) | Rp 49.500.000 |
Khusus untuk model N3 Next Gen, biaya sewa baterai dipatok mulai dari Rp 125.000 per bulan. Sementara itu, varian tertinggi Cervo Q menjadi satu-satunya model yang telah dilengkapi dengan sistem pengereman ABS.