Model motor listrik terbaru ALVA N3 kini menjadi penopang utama penjualan merek lokal tersebut dengan mencatatkan distribusi lebih dari 50 persen di pasar Indonesia. Capaian signifikan tersebut dilaporkan oleh manajemen perusahaan saat ditemui awak media di kawasan Bintaro pada Selasa (28/4/2026), sebagaimana dilansir dari Otomotif.
Strategi peluncuran varian entry-level ini dinilai efektif dalam menjangkau segmen konsumen yang lebih luas. Melalui model N3, ALVA berhasil menggeser fokus penjualan dari model-model terdahulu ke unit yang lebih terjangkau namun tetap kompetitif.
Chief Executive Officer ALVA, Purbaya Pantja, menegaskan bahwa tingkat permintaan pasar terhadap model ini telah melampaui prediksi awal jika dibandingkan dengan lini produk sebelumnya. Pertumbuhan ini tercermin dari volume distribusi yang kini didominasi oleh unit N3.
"N3 lumayan banyak. Saya tidak ingat jumlah pastinya, tapi jumlahnya itu sudah di atas 50 persen," ujar Purbaya Pantja, Chief Executive Officer ALVA.
Purbaya menambahkan bahwa kesuksesan model ini sangat dipengaruhi oleh hadirnya skema kepemilikan inovatif bernama 'Bebas Pas' atau program berlangganan baterai. Melalui metode ini, konsumen dapat memangkas harga beli unit secara drastis dari Rp 35,5 juta menjadi hanya Rp 15,5 juta.
"Sejauh ini lumayan mirip antara yang pakai Bebas Pas dan yang beli baterai (sekaligus). Menurut kami ini menyasar dua pasar yang berbeda. Ada yang lebih senang dengan konsep sewa bulanan, ada juga yang memang merasa lebih nyaman jika motor sudah langsung dengan baterainya," kata Purbaya Pantja, Chief Executive Officer ALVA.
Biaya langganan baterai yang ditawarkan perusahaan dipatok mulai dari Rp 125.000 hingga Rp 250.000 per bulan, menyesuaikan dengan jarak tempuh pengguna. Skema ini diklaim memberikan fleksibilitas bagi calon pembeli yang merasa keberatan dengan biaya investasi awal baterai yang tinggi.
Chief Marketing Officer ALVA, Putu Swaditya Yudha, menyampaikan bahwa tren kenaikan penjualan N3 mulai terlihat konsisten sejak pertama kali diperkenalkan ke publik pada tahun lalu. Langkah ekspansi cara kepemilikan unit menjadi kunci utama dalam menjaga kurva positif tersebut.
"Sejak kita meluncurkan N3 tahun lalu, itu memang penjualannya cukup meningkat. Kita mencoba memperluas cara kepemilikan, salah satunya dengan konsep Bebas Pas," ujar Putu Swaditya Yudha, Chief Marketing Officer ALVA.
Saat ini pasar ALVA terbagi secara seimbang antara pengguna yang memilih skema sewa dan pembeli yang memilih untuk memiliki baterai secara penuh sejak awal pembelian unit.