Aksi Veda Ega Pratama Makin Mengejutkan, Sinyal Positif Terbaru di 2026

Aksi Veda Ega Pratama Makin Mengejutkan, Sinyal Positif Terbaru di 2026
Foto: Aksi Veda Ega Pratama Makin Mengejutkan, Sinyal Positif Terbaru di 2026. (Illustration by Pexels)

Veda Ega Pratama menunjukkan performa yang sangat menjanjikan dalam ajang Moto3 musim 2026. Hingga seri ketujuh atau sekitar sepertiga musim berjalan, pembalap muda ini terus memberikan sinyal positif di lintasan balap.

Musim perdana Veda di kelas Moto3 ini tergolong impresif meski statusnya sebagai pendatang baru. Hal ini cukup luar biasa mengingat ia merupakan satu-satunya pembalap yang tidak memiliki pengalaman mengendarai motor Moto3 pada musim-musim sebelumnya.

Saat ini, pembalap andalan Honda Team Asia tersebut berhasil menembus jajaran lima besar klasemen sementara Moto3 2025. Meskipun masih berada di belakang nama-nama besar seperti Maximo Quiles, Alvaro Cape, dan Adrian Fernandez, pencapaian Veda tetap mencuri perhatian dunia balap.

Veda membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing ketat dengan para pembalap kelas dunia lainnya. Ia hanya terpaut satu poin dari Brian Uriarte, rival lamanya di level junior yang sudah lebih dulu menjajal motor Moto3 sejak tahun lalu.

Ungguli Pembalap Berpengalaman

Kehebatan bocah asal Wonosari ini semakin terlihat ketika ia mampu melampaui posisi klasemen para pembalap yang jauh lebih berpengalaman. Veda saat ini unggul atas nama-nama yang sudah sering berlaga di kompetisi bergengsi ini.

Beberapa pembalap yang berada di bawah posisi Veda dalam klasemen sementara antara lain adalah Valentin Perrone dan David Almansa. Selain itu, ada pula Guido Pini, David Munoz, hingga Hakim Danish yang tercatat sudah pernah berkompetisi di kelas Moto3 sebelumnya.

Daftar pencapaian Veda Ega Pratama dibandingkan rival di klasemen Moto3:

  • Posisi Lima Besar Klasemen: Menempati peringkat elite di musim debutnya sebagai rookie murni.
  • Selisih Poin Tipis: Hanya tertinggal 1 poin dari Brian Uriarte yang memiliki jam terbang lebih tinggi.
  • Melampaui Senior: Berhasil mengungguli pembalap berpengalaman seperti David Munoz dan Hakim Danish.
  • Konsistensi Finis: Selalu menunjukkan progres posisi yang stabil dalam hampir setiap balapan.

Catatan ini membuktikan bahwa adaptasi Veda dengan spesifikasi motor Moto3 berlangsung sangat cepat. Meski menyandang status debutan, mental bertandingnya tidak kalah dengan pembalap yang sudah bertahun-tahun di sirkuit.

Statistik Performa Balapan

Selain mampu mengungguli rival yang lebih senior, Veda juga memiliki catatan statistik yang sangat impresif setiap kali berhasil menyentuh garis finis. Terlepas dari kegagalan finis saat berlaga di Moto3 Amerika Serikat, hasil balapannya selalu stabil.

Salah satu poin penting dari performa Veda adalah hasil finisnya yang tidak pernah lebih buruk dibandingkan posisi startnya. Ia secara konsisten mampu mempertahankan posisi atau bahkan merangsek naik ke depan saat balapan berlangsung.

Berikut adalah ringkasan performa balap Veda Ega Pratama pada beberapa seri awal musim 2026:

Seri Balapan Posisi Start Posisi Finis
GP Thailand Ke-5 Ke-5
GP Brasil Ke-4 Ke-3
GP Spanyol Ke-17 Ke-6
GP Prancis Ke-6 Ke-4
GP Catalunya Ke-20 Ke-8
Seri Terakhir Ke-12 Ke-8

Data di atas memperlihatkan kemampuan luar biasa Veda dalam melakukan overtaking atau menyalip lawan. Pada Moto3 Spanyol misalnya, pembalap berusia 17 tahun ini mampu melesat ke posisi keenam meski harus memulai balapan dari urutan ke-17.

Aksi serupa juga kembali ia tunjukkan pada gelaran Moto3 Catalunya. Start dari posisi yang kurang menguntungkan yakni urutan ke-20, Veda mampu menunjukkan kelasnya dengan mengakhiri balapan di posisi delapan besar dunia.

Pada balapan akhir pekan kemarin, tren positif tersebut kembali berlanjut. Veda yang mengawali lomba dari posisi ke-12 berhasil memperbaiki kedudukannya hingga finis di peringkat kedelapan, mempertegas dominasinya sebagai pendatang baru paling potensial musim ini.

Artikel terkait

Rekomendasi