Aion i60 secara resmi diperkenalkan dalam ajang Beijing Auto Show 2026 sebagai kendaraan yang dipasarkan untuk skala global. Kehadiran model ini membuka peluang besar untuk masuk ke pasar otomotif Indonesia.
Dilansir dari Otomotif, SUV ringkas ini sebenarnya telah memulai debutnya di pasar domestik China pada akhir tahun 2025. Mobil ini merupakan kelanjutan dari lini produk Aion V yang sebelumnya sudah mengaspal di tanah air.
Secara dimensi, Aion i60 memiliki ukuran yang tidak terpaut jauh dari pendahulunya, Aion V. Namun, pabrikan menyematkan desain yang benar-benar segar dengan pendekatan estetika yang lebih modern serta ekspresif.
Daya tarik utama yang ditawarkan oleh Aion i60 terletak pada ketersediaan dua sistem penggerak yang berbeda. Konsumen dapat memilih varian listrik murni (BEV) atau range-extended electric vehicle (REEV).
Varian BEV mengandalkan baterai berkapasitas 75 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak maksimal hingga 650 km. Spesifikasi ini menempatkan Aion i60 sebagai salah satu SUV ringkas dengan daya jelajah terpanjang di kelasnya.
Sementara itu, varian REEV memadukan motor listrik dengan mesin bensin berkapasitas 1.500 cc. Melalui kombinasi tersebut, mobil ini sanggup menempuh total jarak mencapai 1.240 km dalam kondisi tangki dan baterai penuh.
Performa motor listriknya tercatat mampu memproduksi tenaga hingga 221 Tk dengan torsi puncak sebesar 280 Nm. Jika hanya mengandalkan mode listrik murni, varian REEV sanggup menempuh perjalanan sejauh 210 km.
Kemudahan pengisian daya juga menjadi nilai tambah berkat fitur pengisian cepat atau fast charging. Teknologi ini diklaim mampu mengisi daya baterai dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam durasi 15 menit saja.
Desain Eksterior Futuristik dan Kabin Minimalis
Tampilan luar Aion i60 menonjolkan kesan futuristis melalui penggunaan lampu utama menyipit dengan dua sumber LED. Penambahan Daytime Running Light (DRL) pada sisi atas semakin mempertegas karakter modern kendaraan ini.
Dimensi bodi mobil ini mencakup panjang 4.685 mm, lebar 1.854 mm, serta tinggi 1.660 mm dengan jarak sumbu roda sepanjang 2.775 mm. Ukuran ini membuat bodi i60 sedikit lebih panjang jika dibandingkan dengan Aion V.
Untuk area kaki-kaki, tersedia pilihan pelek berukuran 18 dan 19 inci. Struktur bodi dirancang dengan proporsi yang sesuai baik untuk mobilitas harian di dalam kota maupun kebutuhan perjalanan keluarga.
Bagian kabin mengusung konsep minimalis namun tetap elegan berkat sentuhan aksen metalik serta ambient light dengan 32 pilihan warna. Layout interior dirancang untuk menunjang kenyamanan lima orang penumpang.
Fasilitas di dalam interior mencakup layar kendali tengah model floating yang terintegrasi dengan panel instrumen digital. Pengguna juga mendapatkan dua slot wireless charging pad dan setir dengan desain yang modern.
Teknologi Keselamatan GSD Intelligent Driving
Sisi keselamatan pengemudi dan penumpang ditunjang oleh sistem GSD Intelligent Driving. Sistem canggih ini mencakup berbagai macam fitur asisten berkendara untuk memudahkan pengoperasian mobil di berbagai medan.
Fitur yang tersedia antara lain Navigation Driving Assist (NDA) yang difungsikan khusus untuk penggunaan di jalan tol. Selain itu, terdapat Intelligent Parking Assist untuk membantu proses parkir kendaraan secara otomatis.
Kelengkapan Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) juga hadir melalui adaptive cruise control, lane keeping assist, hingga blind spot monitoring. Aion juga menyertakan pintu bagasi elektrik untuk meningkatkan kepraktisan harian.
Untuk pasar domestik China, Aion i60 dibanderol dengan rentang harga mulai dari 109.800 yuan hingga 135.800 yuan. Nilai tersebut setara dengan kisaran Rp 276 juta sampai dengan Rp 341 jutaan.