Musisi Ahmad Dhani memberikan pembelaan terhadap menantunya, Syifa Hadju, yang mendapatkan kritik tajam dari warganet akibat pilihan busana saat acara after party pernikahannya di Bali pada Minggu, 10 Mei 2026. Penegasan tersebut disampaikan Dhani guna merespons kegaduhan di media sosial mengenai pakaian yang dianggap terlalu terbuka.
Kritik dari kalangan netizen mulai mencuat setelah dokumentasi visual berupa foto dan video acara tersebut tersebar luas di platform digital. Sebagaimana dilansir dari Suara, sejumlah warganet menilai mini dress yang dikenakan istri El Rumi tersebut kurang pantas dan mengaitkannya dengan pernyataan sang artis sebelumnya.
Persoalan ini memicu perdebatan publik lantaran ucapan lawas Syifa yang menyebut bahwa tanggung jawab dosa istri berada di pundak suami sempat viral kembali. Menanggapi polemik tersebut, pentolan grup band Dewa 19 ini justru melontarkan logika berpikir yang berbeda saat ditemui di kawasan Melawai, Jakarta Selatan.
"Dosa ditanggung desainer. Kan semua yang mendesain, desainer. Kita cuma makai doang," cetus Ahmad Dhani.
Dhani tampak enggan menanggapi lebih jauh serangan komentar negatif yang terus menyudutkan gaya berpakaian menantunya tersebut. Baginya, pihak yang mengenakan pakaian hanyalah pengguna dari konsep yang telah dibuat oleh sang perancang busana.
"Ya, semua dosa ditanggung desainer lah pokoknya," tegas Dhani.
Melalui pembelaan tersebut, Ahmad Dhani mengalihkan fokus pertanggungjawaban moral atas pilihan gaya busana dari pemakai kepada pihak ketiga. Saat ini, perdebatan di ruang publik mengenai tanggung jawab penggunaan pakaian seksi tersebut kini bergeser pada peran perancang busana.