PO Agra Mas Apresiasi Rumah Berbentuk Bus Tingkat di Wonogiri

PO Agra Mas Apresiasi Rumah Berbentuk Bus Tingkat di Wonogiri
Foto: Ilustrasi PO Agra Mas Apresiasi Rumah Berbentuk Bus Tingkat di Wonogiri.

Pimpinan PO Agra Mas memberikan perhatian langsung terhadap rumah unik berbentuk bus double decker milik Supardi di Dusun Tandan, Desa Kopen, Kecamatan Jatipurno, Wonogiri, Senin (4/5/2026). Dilansir dari Otomotif, perusahaan transportasi tersebut memberikan apresiasi atas kreativitas warga yang membangun hunian menyerupai armada bus mereka.

David Ariawan, Owner sekaligus Direktur Utama PO Agramas, menyatakan bahwa pihak perusahaan mengizinkan penggunaan identitas visual mereka sebagai bentuk ekspresi loyalitas pelanggan. Dukungan yang diberikan mencakup bantuan uang tunai senilai Rp10 juta serta penyediaan material orisinal bus guna menyempurnakan bentuk bangunan.

"Agra Mas tentunya mengizinkan, karena ini adalah bentuk ekspresi dari loyalitas terhadap Agra Mas. Dan tentunya ini kan bukan tidak tumpang tinggi dengan fungsi kita sebagai transporter kan tidak tumpang tinggi. Ini kan memang hanya berbentuk rumah dan kita akan mendukung," kata David, Direktur Utama PO Agramas.

Perusahaan berkomitmen mengirimkan komponen teknis seperti plafon, kaca, dashboard, hingga pintu bus agar tampilan rumah tersebut identik dengan armada aslinya. Manajemen mengaku baru mengetahui keberadaan bangunan ini meskipun pemiliknya adalah pengguna setia jasa transportasi mereka.

"Secara material juga akan kami bantu, termasuk dalam bentuk nominal tertentu. Kita akan memberikan satu material-material yang berkaitan dengan aksesori bus ini, nanti kita akan koordinasi, apa yang bisa kita bantu, kita akan kasih," katanya David, Direktur Utama PO Agramas.

Pihak manajemen menilai bangunan ini sebagai fenomena langka yang menunjukkan dedikasi seorang konsumen terhadap sebuah merek transportasi. Arsitektur rumah tersebut dianggap memiliki perencanaan yang matang dan detail yang cukup serius.

"Kalau saya pikir, ini baru pertama kali. Setahu saya, belum pernah ada, mungkin di Jawa Tengah atau bahkan di Indonesia. Jadi menurut saya ini patut apresiasi," ucapnya David, Direktur Utama PO Agramas.

Kekaguman pihak manajemen juga didasari pada keberanian pemilik untuk mewujudkan konsep bus ke dalam bentuk bangunan fisik yang permanen. Hunian ini terdiri dari dua bagian bangunan yang meniru model bus berbeda.

"Menurut saya cukup unik. Tidak hanya bentuknya, tapi dari ceritanya memang ingin dibuat seperti bus double decker. Bahkan ada dua bangunan," katanya David, Direktur Utama PO Agramas.

Supardi selaku pemilik menjelaskan bahwa inspirasi pembangunan hunian di atas lahan 90 meter persegi tersebut berasal dari rutinitasnya menggunakan bus rute Wonogiri-Jakarta. Ia ingin menciptakan hunian yang berbeda dari bangunan pada umumnya melalui konsep kendaraan AKAP.

"Sejak awal saya memang pelanggan Agra Mas. Pulang-pergi ke Jakarta selalu pakai armada Agra Mas, dari dulu sampai sekarang. Dari situ saya terinspirasi untuk membuat rumah berbentuk bus, karena saya ingin tampil beda dari yang lain," ucapnya Supardi, Pemilik Rumah.

Bangunan utama rumah ini memiliki dimensi panjang 13 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 5 meter yang dirancang menyerupai model bus tingkat. Sementara bangunan kedua dibuat dengan skala lebih kecil menyerupai bus mini, dengan progres konstruksi secara keseluruhan saat ini baru menyentuh angka 60 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi