AFF Berencana Undang Australia Berkompetisi di Piala AFF 2026

AFF Berencana Undang Australia Berkompetisi di Piala AFF 2026
Foto: Ilustrasi AFF Berencana Undang Australia Berkompetisi di Piala AFF 2026.

Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) tengah menyiapkan rencana besar untuk penyelenggaraan Piala AFF 2026 mendatang. Dilansir dari Suara, federasi tersebut dikabarkan berencana mengundang Timnas Australia untuk ikut serta dalam kompetisi tersebut.

Langkah ini diprediksi akan mengubah peta persaingan sepak bola di kawasan secara signifikan. Selama ini, turnamen dua tahunan tersebut hanya diikuti oleh negara-negara yang berada di wilayah ASEAN.

Kehadiran skuad berjuluk Socceroos tersebut diyakini akan meningkatkan level kompetisi. Selain itu, partisipasi tim luar kawasan ini akan memberikan tantangan baru bagi seluruh peserta yang bertanding.

Munculnya rencana kehadiran Australia bisa menjadi ancaman serius bagi ambisi Timnas Indonesia. Hingga saat ini, skuad Garuda tercatat belum pernah merasakan gelar juara sejak turnamen pertama kali digelar pada 1996.

Prestasi terbaik Indonesia dalam ajang ini adalah menjadi runner-up sebanyak enam kali. Meski memiliki catatan sejarah tersebut, ambisi untuk mengangkat trofi perdana terus dikejar oleh pihak federasi dan pemain.

PSSI sendiri telah melakukan berbagai persiapan strategis demi mencapai hasil maksimal pada edisi 2026. Salah satu langkah besarnya adalah menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru untuk menakhodai tim nasional.

Selain perubahan di kursi pelatih, PSSI juga memulangkan sejumlah pemain naturalisasi ke liga domestik. Jadwal kompetisi nasional pun disesuaikan agar para pemain bisa lebih fokus menghadapi turnamen regional ini.

Kualitas Skuad Australia dan Kendala Teknis

Berdasarkan data peringkat FIFA, Australia saat ini menduduki posisi 27 dunia. Tim besutan Australia tersebut juga telah memastikan diri tampil di putaran final Piala Dunia 2026.

Melihat kualitas tersebut, skuad Socceroos dinilai berada jauh di atas rata-rata kekuatan tim Asia Tenggara lainnya. Namun, terdapat kendala terkait ketersediaan pemain jika rencana undangan ini terealisasi.

Piala AFF diketahui tidak masuk dalam kalender resmi FIFA. Kondisi ini memungkinkan Australia tidak bisa menurunkan komposisi pemain terbaiknya karena keterbatasan izin dari klub tempat mereka bernaung.

Meski berpotensi tidak tampil dengan skuad utama, kekuatan Australia dinilai tetap sulit untuk diremehkan. Keputusan akhir kini berada di tangan AFF untuk memilih antara menjaga identitas regional atau meningkatkan daya saing kompetisi.

Artikel terkait

Rekomendasi