AC Milan mulai merasakan dampak besar setelah Luka Modric mengalami cedera serius pada akhir April lalu. Gelandang veteran asal Kroasia tersebut harus menepi dari lapangan hijau akibat mengalami retak pada tulang pipi.
Insiden tersebut terjadi setelah Modric berbenturan dengan Manuel Locatelli saat Rossoneri menghadapi Juventus. Dilansir dari Bola, cedera ini memaksa Modric menjalani prosedur operasi dan diperkirakan absen hingga berakhirnya musim Serie A 2025-2026.
Pemain berusia 40 tahun itu awalnya memfokuskan proses pemulihan agar bisa tampil membela negaranya di ajang Piala Dunia 2026. Namun, ketiadaan Modric di lini tengah terbukti langsung mengganggu stabilitas permainan skuat asuhan Massimiliano Allegri.
Tanpa kehadiran sang jenderal lapangan tengah, Milan dipaksa menyerah 0-2 saat bertamu ke markas Sassuolo pada 3 Mei lalu. Pelatih Massimiliano Allegri sebenarnya telah mencoba beberapa alternatif untuk mengisi kekosongan tersebut.
Ardon Jashari yang diplot sebagai pelapis Modric justru tampil di bawah performa terbaiknya. Ia bahkan dianggap bertanggung jawab dalam proses terjadinya gol pertama bagi keunggulan Sassuolo.
Strategi memasukkan Samuele Ricci pada babak kedua pun tidak memberikan dampak berarti bagi perubahan situasi di lapangan. Kondisi ini membuat manajemen dan staf pelatih berharap agar Modric bisa kembali merumput lebih cepat.
Saat ini, AC Milan sedang berjuang keras untuk tetap berada di posisi empat besar klasemen demi mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Tekanan semakin besar mengingat catatan buruk Milan dalam lima pertandingan terakhir.
Klub asal kota mode tersebut menelan tiga kekalahan dan hanya mampu mengamankan satu kemenangan dalam lima laga terakhirnya. Penurunan performa ini membuat posisi Rossoneri di zona Eropa kini mulai terancam oleh para pesaingnya.
Target Kembali Modric di Pekan Terakhir
Luka Modric sendiri dikabarkan sangat bersemangat untuk mempercepat masa pemulihannya. Kurang dari 10 hari pascaoperasi, mantan bintang Real Madrid tersebut dilaporkan sudah menampakkan diri di pusat latihan klub, Milanello.
Ia langsung menjalani sesi fisioterapi guna meredakan pembengkakan di wajah segera setelah jahitan operasinya dilepas. Berdasarkan laporan La Gazzetta, Modric sempat berambisi untuk turun saat laga kontra Atalanta pada 10 Mei mendatang.
Namun, tim medis menilai kondisi fisiknya belum siap untuk menjalani pertandingan dengan intensitas penuh. Selain itu, pihak klub juga masih membutuhkan waktu guna menyiapkan topeng pelindung khusus untuk sang pemain.
Modric diprediksi baru akan masuk ke dalam daftar pemain pada pertandingan melawan Genoa yang dijadwalkan pada 17 Mei 2026. Ia kemungkinan besar akan memulai laga dari bangku cadangan sebagai opsi pemain pengganti jika tim membutuhkan kehadirannya.
Peluang bagi Modric untuk kembali bermain sebagai starter diperkirakan baru muncul pada laga pamungkas Liga Italia melawan Cagliari, 24 Mei 2026. Jika rencana ini berjalan mulus, Modric akan kembali beraksi jauh lebih singkat dari prediksi awal pemulihan selama enam pekan.