Peluang AC Milan menuju panggung Liga Champions musim depan kembali terbuka lebar. Seperti dilansir dari Media Indonesia, Rossoneri memetik kemenangan krusial 2-1 saat menantang Genoa di Stadion Luigi Ferraris pada Minggu (17/5).
Tambahan tiga angka dari markas lawan ini menjadi napas baru bagi skuat asuhan Massimiliano Allegri. Milan kini melesat untuk menyamai perolehan 70 poin milik AS Roma di peringkat ketiga klasemen sementara Serie A.
Keberhasilan ini sekaligus memanfaatkan momentum kekalahan Juventus 0-2 dari Fiorentina. Hasil tersebut membuat posisi Si Nyonya Tua kian terdesak di papan atas.
Kendati sukses mengamankan angka penuh, Massimiliano Allegri mengakui armadanya sempat berada di bawah tekanan hebat. Milan bahkan sempat terlempar dari zona empat besar saat turun minum akibat hasil pertandingan di tempat lain.
Situasi tersebut memaksa skuad Rossoneri tampil jauh lebih agresif pada paruh kedua. Milan akhirnya membuka keunggulan melalui eksekusi penalti Christopher Nkunku.
Keunggulan tersebut kemudian digandakan oleh Zachary Athekame lewat sepakan rendah akurat dari luar kotak penalti. Meski Genoa sempat memperkecil kedudukan melalui gol Johan Vasquez, Milan berhasil mempertahankan keunggulan hingga menit akhir.
| Kategori | Data Pertandingan |
|---|---|
| 1 - 2 | C. Nkunku (P), Z. Athekame |
| Johan Vasquez | Luigi Ferraris, Genoa |
Respons Skuat Pincang
Kemenangan ini terasa semakin bernilai mengingat Milan harus tampil tanpa pilar utama. Rafael Leao, Alexis Saelemaekers, dan Pervis Estupinan absen akibat terkena skorsing.
Namun, angin segar berembus dengan kembalinya Luka Modric di bangku cadangan. Sang pemain kembali hanya dalam waktu tiga pekan pascaoperasi patah tulang pipi.
"Saya tidak pernah ragu bahwa pemain yang tampil akan memberikan respons yang kuat. Hari ini kami bertahan dengan baik dan juga sedikit beruntung," jelas Allegri.
Ia juga memberikan sanjungan khusus kepada Modric atas profesionalismenya meski belum diturutkan bermain karena alasan taktis. Allegri sendiri terlihat tegang sepanjang laga dan menolak melepas jaketnya.
"Jaketnya tetap saya pakai karena saya terlalu fokus pada pertandingan. Kami tampil baik di masa tambahan waktu dengan tidak membiarkan Genoa mendekati kami," ujarnya mengacu pada 10 menit injury time yang krusial.
Menuju Laga Pamungkas
Kini, nasib AC Milan untuk kembali ke kompetisi tertinggi Eropa berada di tangan mereka sendiri. Kemenangan atas Cagliari di San Siro pada laga pamungkas akan memastikan tiket Liga Champions secara otomatis.
"Kami belum mencapai apa pun. Masih ada satu pertandingan lagi di kandang melawan Cagliari dan kami berharap bisa menuntaskannya di sana. Saya harus berterima kasih kepada para pemain saya yang tetap dekat dengan saya," tutup Allegri.