AC Milan dipastikan tampil tanpa gelandang andalan Luka Modric saat menghadapi tuan rumah Sassuolo pada laga pekan ke-35 Liga Italia 2025-2026 di Stadion Mapei, Minggu (5/3/2026). Dilansir dari Bola, kapten tim nasional Kroasia tersebut terpaksa menepi dari lapangan hijau akibat mengalami cedera.
Kepastian absennya sang pemain dikonfirmasi langsung oleh manajer Rossoneri, Massimiliano Allegri, dalam konferensi pers sebelum pertandingan. Kehilangan Modric menjadi tantangan besar bagi lini tengah Milan mengingat peran vitalnya di kompetisi musim ini.
"Kami sangat menyesal atas cedera Modric. Dia akan absen hingga akhir musim, meskipun dia sangat ingin kembali," kata Allegri.
Guna mengatasi kekosongan posisi tersebut, Allegri telah menyiapkan Ardon Jashari atau Samuele Ricci untuk mengisi pos gelandang. Strategi pergantian pemain ini diharapkan mampu menjaga stabilitas performa tim di sisa musim kompetisi.
"Saya harap semangatnya menjadi pelajaran berharga bagi orang-orang di sekitarnya. Ardon Jashari atau Samuele Ricci akan menggantikannya. Saya sepenuhnya percaya pada mereka," tambah Allegri.
Di sisi lawan, Sassuolo menjamu Milan dengan kondisi moral yang stabil setelah mengantongi poin dari laga kontra Como dan Fiorentina. Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, memperingatkan skuatnya bahwa pertandingan ini menuntut konsentrasi yang sangat tinggi.
"Kita semua tahu bahwa level yang harus kita tampilkan harus tinggi, jika tidak, kita akan pulang dengan tangan kosong," jelas Grosso.
Meski mengakui pengaruh besar Modric bagi permainan Milan, Grosso tidak menganggap absennya sang bintang sebagai jaminan kemenangan bagi timnya. Ia tetap memandang AC Milan sebagai tim elite yang memiliki kedalaman skuat yang mumpuni.
"Modric absen besok, pemain kunci bagi mereka, sangat disayangkan bagi permainan ini, yang telah menunjukkan bahwa ia masih bisa membuat perbedaan," kata Grosso.
Mantan pemain timnas Italia itu menegaskan bahwa Sassuolo akan tetap mengedepankan taktik agresif pada momen-momen tertentu guna meredam potensi serangan Milan. Kesiapan mental Jay Idzes dan rekan-rekannya dianggap sebagai faktor penentu hasil akhir di Mapei.
"Akan ada saat-saat ketika kita akan mencoba untuk bermain agresif, dan saat-saat lain di mana mereka akan memaksa kita untuk bermain agresif di area lain di lapangan, jadi kita perlu pandai mengenali momen-momen tersebut, dengan pemahaman bahwa level kita harus sangat tinggi," jelas Grosso.
Pelatih Sassuolo tersebut juga menambahkan bahwa timnya telah mengantisipasi berbagai skenario yang mungkin diterapkan oleh tim tamu dalam pertandingan tersebut.
"Jika tidak, kita tidak akan mendapatkan apa pun dari pertandingan-pertandingan ini. Kami telah mempersiapkan diri untuk berbagai kemungkinan dan akan mencoba untuk menahan potensi mereka, yang sangat patut dihormati," sambung Grosso.
Sebagai salah satu tim promosi yang konsisten, Sassuolo berupaya mempertahankan performa impresif guna mengakhiri musim di posisi terbaik. Grosso menekankan bahwa motivasi skuatnya tetap tinggi meskipun menghadapi lawan dengan peringkat yang jauh lebih unggul.
"Motivasi itu ada. Kami telah berhasil keluar dari situasi-situasi tertentu di ajang yang sulit bagi tim yang baru promosi," jelas Grosso.
Pertandingan ini juga menjadi tolok ukur bagi Sassuolo dalam mempersiapkan kerangka tim untuk kompetisi tahun depan. Grosso berharap anak asuhnya dapat memberikan perlawanan maksimal di hadapan pendukung sendiri.
"Tahun depan, skenarionya akan berubah, dan Anda akan memiliki sesuatu untuk diandalkan. Kami termotivasi, tetapi ada banyak situasi," kata Grosso.
Sassuolo menargetkan performa yang solid sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh pemain sepanjang musim ini berlangsung.
"Kami akan mencoba meningkatkan level, dan saya harap kami dapat memberikan penampilan yang baik karena tim ini pantas untuk mengakhiri musim dengan kuat," tambah Grosso.
Tim berjuluk I Neroverdi tersebut tetap fokus pada kualitas permainan kolektif tanpa terbebani oleh target posisi spesifik di klasemen liga.
"Kami tidak memiliki target klasemen liga, tetapi kami memiliki kemauan untuk mencoba bermain dalam pertandingan," tutup Grosso.