AC Milan Kalah dari Sassuolo dan Gagal Kejar Scudetto

AC Milan Kalah dari Sassuolo dan Gagal Kejar Scudetto
Foto: Ilustrasi AC Milan Kalah dari Sassuolo dan Gagal Kejar Scudetto.

AC Milan harus merelakan gelar juara Serie A Liga Italia 2025-2026 jatuh ke tangan Inter Milan setelah menderita kekalahan 0-2 dari Sassuolo di Stadion Mapei pada Minggu (3/5/2026). Dilansir dari Bola, hasil minor ini juga membuat posisi Rossoneri di zona Liga Champions kian terancam oleh kejaran para pesaing di klasemen.

Kemenangan Inter Milan atas Parma di pertandingan lain memastikan rival sekota Milan tersebut mengunci gelar scudetto musim ini. Bagi Milan, kegagalan meraih poin di markas Sassuolo membuat mereka kini hanya terpaut lima angka dari Como 1907 dan enam angka dari AS Roma dengan sisa tiga pertandingan.

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menyampaikan kekhawatiran mendalam mengenai risiko kegagalan timnya finis di empat besar klasemen akhir. Ia menegaskan bahwa seluruh pencapaian musim ini akan terbuang percuma jika tiket Liga Champions tidak berhasil diamankan dalam beberapa pekan ke depan.

"Kita lihat saja. Jika kita lolos ke Liga Champions, kita akan melakukan pekerjaan yang baik, jika tidak, kita berisiko menyia-nyiakan kerja keras selama 10 bulan," kata Allegri, Pelatih AC Milan.

Performa buruk skuad asuhannya dalam laga tersebut menjadi sorotan tajam sang pelatih setelah timnya gagal mengimbangi permainan tuan rumah. Allegri bahkan menyebut penampilan melawan Sassuolo sebagai titik terendah permainan timnya sepanjang musim berjalan.

"Hari ini adalah pertandingan yang buruk dan jelek. Hari ini adalah yang terburuk tahun ini, diperparah dengan bermain dengan 10 pemain," sambung Allegri, Pelatih AC Milan.

Juru taktik asal Italia itu memilih untuk tidak memberikan teguran langsung di ruang ganti setelah peluit panjang berbunyi. Ia lebih memilih untuk segera mengalihkan fokus ke sesi latihan mendatang demi mempersiapkan diri menghadapi sisa kompetisi.

"I saya tidak mengatakan apa pun kepada para pemain karena setelah kekalahan seperti itu tidak ada gunanya, mulai Selasa kami akan bekerja untuk mencapai tujuan kami," tambahnya Allegri, Pelatih AC Milan.

Analisis internal klub menunjukkan adanya kemerosotan tajam pada paruh kedua musim, terutama dalam hal produktivitas gol dan rasio kekalahan. Allegri mengakui bahwa statistik timnya saat ini mencerminkan masalah serius dalam konsistensi permainan.

"Kami mengalami paruh kedua musim yang buruk karena kami kalah 5 dari 16 pertandingan dan gagal mencetak gol 6 kali," kata Allegri, Pelatih AC Milan.

Target utama Rossoneri kini beralih sepenuhnya pada laga krusial menghadapi Atalanta di pekan berikutnya. Allegri meminta anak asuhnya untuk segera bangkit dan mengamankan poin yang dibutuhkan guna mengunci posisi di zona Eropa.

"Kami tidak bisa mengubah apa yang sudah terjadi, tetapi sekarang harus fokus pada Atalanta," kata Allegri, Pelatih AC Milan.

Penurunan performa ini membuat AC Milan tidak memiliki ruang untuk kesalahan lagi dalam tiga jadwal tersisa melawan Atalanta, Genoa, dan Cagliari. Allegri membeberkan perhitungan matematis yang harus dipenuhi timnya untuk tetap berada di jalur aman.

"Kita harus bertanggung jawab atas momen ini. Kita kehilangan poin yang sebelumnya kita miliki, tetapi secara matematis kita membutuhkan dua kemenangan dari tiga pertandingan," tutup Allegri, Pelatih AC Milan.

Artikel terkait

Rekomendasi