AC Milan dilaporkan sedang mempertimbangkan langkah strategis untuk mendatangkan gelandang Fiorentina, Nicolo Fagioli, pada bursa transfer musim panas mendatang.
Langkah ini diambil manajemen I Rossoneri guna memperkuat kedalaman tim setelah mereka hampir dipastikan mengamankan tempat di Liga Champions musim 2026-2027, seperti dikutip dari Bola.
Kebutuhan akan pemain berpengalaman di lini tengah menjadi krusial bagi Milan yang sempat absen dari kompetisi antarklub Eropa pada musim 2024-25.
Nicolo Fagioli menjadi prioritas utama pelatih Massimiliano Allegri karena keduanya pernah bekerja sama saat masih berada di Juventus.
Kedekatan profesional tersebut dianggap menjadi nilai tambah yang dapat mempermudah proses kepindahan sang pemain ke San Siro.
Selain faktor pelatih, proses negosiasi berpotensi berjalan mulus mengingat Fagioli berada di bawah naungan agen yang sama dengan Allegri.
Secara teknis, Fagioli menawarkan fleksibilitas permainan yang sangat dibutuhkan karena mampu berperan sebagai gelandang jangkar maupun pemain box-to-box.
Selama memperkuat La Viola musim ini, pemain berusia 25 tahun tersebut telah tampil dalam 41 pertandingan dengan koleksi tiga gol dan tiga assist.
Perekrutan ini juga dipandang sebagai upaya Milan untuk menambah talenta lokal Italia di dalam skuad utama mereka yang saat ini dinilai masih minim.
Fagioli dianggap sudah memiliki kematangan teknis dan emosional berkat pengalaman bermain sebanyak 95 kali di kasta tertinggi Liga Italia, Serie A.
Kualitas visi bermain Fagioli bahkan pernah mendapatkan pujian tinggi dari mantan Direktur Olahraga Fiorentina, Fabio Paratici.
"Dia adalah pemain yang layak bermain untuk Barcelona," ujar Fabio Paratici.
Namun, upaya Milan untuk mendapatkan tanda tangan Fagioli diprediksi tidak akan berjalan mudah karena adanya ketertarikan dari klub luar negeri.
Atletico Madrid melalui pelatih Diego Simeone dikabarkan sangat mengagumi gaya bermain Fagioli dan terus memantau situasinya secara saksama.
Tidak hanya dari Spanyol, beberapa klub asal Premier League Inggris juga mulai menunjukkan minat nyata untuk memboyong Fagioli keluar dari kompetisi Italia.
Rencana kedatangan Fagioli ini turut memunculkan spekulasi mengenai nasib Ardon Jashari yang didatangkan Milan dengan harga tinggi musim lalu.
Jashari sejauh ini kesulitan menembus tim inti dan baru mencatatkan 10 penampilan di liga karena sering mengalami kendala cedera.
Manajemen Milan kini dihadapkan pada pilihan untuk tetap mempertahankan Jashari atau beralih sepenuhnya pada proyek reuni Allegri dan Fagioli.
Nilai transfer Fagioli diperkirakan mencapai 16 juta Euro dengan kesepakatan kontrak sekitar 3,3 juta euro atau setara Rp 66,6 miliar per tahun.