11 Aturan Baru Piala Dunia 2026: Format 48 Tim hingga Regulasi Kiper Terbaru

11 Aturan Baru Piala Dunia 2026: Format 48 Tim hingga Regulasi Kiper Terbaru
Foto: 11 Aturan Baru Piala Dunia 2026: Format 48 Tim hingga Regulasi Kiper Terbaru. (Illustration by Pexels)

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi paling inovatif dalam sejarah sepak bola dengan berbagai perubahan baru. Turnamen ini akan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dengan format baru, Piala Dunia kali ini akan menjadi yang pertama diikuti oleh 48 tim nasional, disertai penerapan sejumlah aturan baru untuk mengoptimalkan permainan, seperti mengurangi waktu yang terbuang dan memperkuat sportivitas di lapangan.

11 Aturan Baru di Piala Dunia 2026

Jumlah Peserta Bertambah Menjadi 48 Tim:

Untuk pertama kalinya, Piala Dunia 2026 akan diikuti oleh 48 negara. Peningkatan ini memberikan kesempatan lebih luas kepada negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di ajang pertandingan paling bergengsi dunia ini.

Format Baru 12 Grup:

Turnamen akan dibagi menjadi 12 grup yang masing-masing terdiri dari empat tim. Setiap tim akan bertanding dalam tiga pertandingan fase grup sebelum melaju ke babak gugur.

Delapan Peringkat Ketiga Terbaik Lolos:

Tidak hanya juara dan runner-up grup, delapan tim dengan peringkat ketiga terbaik juga akan lolos ke fase knockout. Hal ini menjaga peluang lolos hingga pertandingan terakhir di fase grup.

Hadirnya Babak 32 Besar:

Dengan bertambahnya peserta, tahap knockout dimulai dari babak 32 besar. Sebanyak 32 negara akan bersaing untuk masuk ke babak 16 besar, perempat final, semifinal, dan final.

Kiper Maksimal Pegang Bola 8 Detik:

Aturan baru menetapkan bahwa penjaga gawang tidak boleh memegang bola lebih dari delapan detik. Setelah lima detik, wasit akan memberikan hitungan visual, dan jika melampaui waktu, pihak lawan akan mendapat tendangan sudut.

Lemparan ke Dalam Dibatasi 5 Detik:

Pemain harus melakukan lemparan ke dalam dalam waktu lima detik setelah menerima sinyal dari wasit. Jika melampaui batas waktu, lemparan akan diberikan kepada lawan.

Sanksi untuk Tendangan Gawang yang Lama:

Aturan serupa juga mengatur tendangan gawang. Jika kiper atau pemain lain sengaja memperlambat waktu, lawan dapat diberikan tendangan sudut.

Pemain Harus Cepat Keluar saat Diganti:

Pemain yang diganti harus segera meninggalkan lapangan dalam waktu 10 detik. Jika terlambat, pemain pengganti baru dapat masuk satu menit setelah waktu pertandingan dilanjutkan.

Pemain Cedera Harus Menunggu Satu Menit:

Pemain yang menerima perawatan di lapangan harus meninggalkannya terlebih dahulu. Mereka baru bisa kembali setelah satu menit waktu pertandingan berjalan.

Menutup Mulut dan Walk-off Bisa Kartu Merah:

IFAB menegaskan sanksi untuk perilaku tidak sportif. Pemain yang menutup mulut saat berbicara atau melakukan aksi walk-off dapat langsung kena kartu merah.

Akumulasi Kartu Kuning Dihapus:

Akumulasi kartu kuning akan dihapus setelah fase grup dan kembali dihapus setelah perempat final. Aturan ini mencegah pemain absen di semifinal atau final hanya karena akumulasi kartu kuning.

Artikel terkait

Rekomendasi