Persijap Jepara menunjukkan tren positif melalui catatan lima kali tanpa kebobolan sejak akhir Februari 2026 setelah mendatangkan Yoo Jae-hoon sebagai pelatih kiper. Laskar Kalinyamat berhasil memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga dengan menjauh dari ancaman zona degradasi.
Dilansir dari Detik Sport, klub asal Jepara ini belum terkalahkan dalam tujuh pertandingan terakhir dengan rincian tiga kemenangan dan empat hasil imbang. Pencapaian tersebut membawa tim naik ke peringkat ke-13 dengan koleksi 31 poin dari total 29 laga yang telah dijalani.
Metode kepelatihan yang diterapkan mantan penjaga gawang asal Korea Selatan ini menitikberatkan pada kedisiplinan dan perencanaan yang matang. Yoo mengadopsi standar internasional dalam menyusun materi latihan harian bagi para pemain di bawah asuhannya.
"Saya menyiapkan program latihan mingguan seperti saat saya berada di tim nasional Indonesia. Selain itu, intensitas latihan juga sudah saya tentukan sebelumnya," kata Yoo Jae-hoon, Pelatih Kiper Persijap Jepara.
Peningkatan kualitas teknis juga didukung dengan sesi evaluasi rutin dan diskusi mendalam antara pelatih dan pemain usai latihan guna memitigasi risiko cedera. Selain itu, tim kepelatihan memanfaatkan analisis berbasis video untuk membedah kekurangan individu demi menjaga konsistensi performa para penjaga gawang.
Pendekatan psikologis menjadi pilar terakhir dalam strategi transformasi pertahanan Persijap. Yoo menekankan bahwa kesiapan mental merupakan faktor penentu bagi seorang kiper untuk menghadapi tekanan tinggi di setiap pertandingan.
"Agar para penjaga gawang bisa menunjukkan performa terbaik, mereka harus berada dalam kondisi mental yang stabil," ujar Yoo Jae-hoon, Mantan Asisten Shin Tae-yong.