Grup fashion mewah LVMH secara resmi mengumumkan kesepakatan final untuk menjual brand Marc Jacobs kepada perusahaan WHP Global pada Kamis (14/05/2026). Langkah ini menandai berakhirnya masa kepemilikan LVMH atas brand tersebut yang telah berlangsung selama hampir tiga dekade.
Dilansir dari Wolipop, WHP Global menjalankan akuisisi ini bersama G-III Apparel Group melalui sebuah perusahaan patungan baru. Meski kepemilikan berpindah tangan, nilai transaksi dari penjualan label ikonik asal New York tersebut tidak diungkapkan kepada publik.
Pihak pembeli menyebutkan bahwa bergabungnya Marc Jacobs diproyeksikan akan meningkatkan total portofolio bisnis mereka hingga melampaui angka US$9,5 miliar dalam penjualan retail global. Marc Jacobs sendiri akan tetap menjabat sebagai pendiri sekaligus direktur kreatif yang memimpin arah koleksi runway.
Chairman sekaligus CEO LVMH, Bernard Arnault, memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi sang desainer selama bekerja sama dengan grupnya. Arnault mendeskripsikan sosok Marc Jacobs sebagai perancang busana yang memiliki kreativitas langka serta visi unik di industri mode.
Menanggapi transisi kepemilikan tersebut, Marc Jacobs menyampaikan pesan perpisahan dan apresiasi kepada pimpinan LVMH melalui media sosial pribadinya.
"Saya akan selalu berterima kasih kepada Bernard Arnault atas dukungan, kepercayaan, dan keyakinannya kepada saya selama hampir 30 tahun terakhir. Merupakan kehormatan besar bisa bekerja bersama keluarga Arnault dan LVMH," tulis Marc Jacobs.
Desainer tersebut menegaskan komitmennya untuk terus berkarya meskipun kini berada di bawah naungan payung perusahaan yang berbeda bersama tim internalnya.
"Saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh tim Marc Jacobs International yang penuh semangat, pekerja keras, kreatif, dan berbakat," lanjut Marc Jacobs.
Peralihan kepemilikan ini terjadi saat popularitas brand tersebut tengah melonjak tajam di mata generasi muda berkat tren estetika Y2K. Selain itu, kesuksesan sub-label Heaven by Marc Jacobs dan berbagai peragaan busana yang viral turut memperkuat posisi tawar brand di pasar global.
Ke depan, manajemen baru juga berencana membangkitkan kembali lini Marc Jacobs Beauty yang sempat vakum sejak tahun 2021. Pengembangan produk kecantikan ini akan dilakukan melalui perjanjian lisensi jangka panjang yang telah disepakati bersama Coty Inc.