PT Wahana Konstruksi Mandiri selaku pengendali PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) resmi melakukan divestasi saham sebesar 11,72 persen senilai Rp199,24 miliar, berdasarkan keterangan resmi perusahaan di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (6/5/2026).
Aksi korporasi ini memicu pengurangan porsi kepemilikan saham Wahana Konstruksi dalam ASLI, yang menyusut dari angka semula 62,27 persen menjadi tinggal 51 persen. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Investortrust, seluruh saham yang dilepas oleh pihak pengendali tersebut dibeli oleh PT Cakrawala Multi Mineral.
Pihak manajemen emiten berkode saham ASLI tersebut menjelaskan bahwa pelepasan aset saham ini menjadi bagian dari strategi korporasi guna menjaring mitra strategis baru. Langkah ini menyasar mitra yang dinilai mempunyai kapabilitas pengalaman sekaligus jaringan kerja yang tepat.
"Hal ini diharapkan memberikan nilai tambah terhadap pengembangan usaha bisnis ASLI ke depan," tulis penjelasan tersebut.
Di sisi lain, pergeseran struktur kepemilikan ini terjadi di tengah kondisi finansial perusahaan yang sedang mengalami tekanan berat pada periode laporan tahun 2025. Pendapatan total ASLI dilaporkan merosot secara tajam dari Rp303,18 miliar menjadi hanya senilai Rp115,71 miliar.
Kemerosotan pendapatan yang signifikan tersebut berimbas langsung pada performa profitabilitas hingga memicu rugi usaha sebesar Rp109,14 miliar, berbalik drastis dari capaian laba usaha tahun sebelumnya yang mencatatkan angka positif Rp20,83 miliar. Dampak akhir dari penurunan kinerja ini memaksa ASLI membukukan rugi bersih tahun berjalan senilai Rp112,58 miliar, setelah pada tahun 2024 sempat meraup laba bersih tahun berjalan sebesar Rp13,07 miliar.