Veda Ega Pratama, pembalap muda berbakat asal Indonesia, terus menunjukkan performa yang menjanjikan dalam musim perdananya di kompetisi Moto3 2026. Tren positif ini menjadi modal berharga bagi rider andalan Honda Team Asia tersebut saat bersiap menghadapi seri berikutnya.
Menjelang balapan Moto3 Italia 2026, Veda memiliki kenangan manis di Sirkuit Mugello yang legendaris. Lintasan ini pernah menjadi saksi bisu keberhasilannya menumbangkan rival kuat seperti Marco Morelli dan Hakim Danish di masa lalu.
Aksi memukau Veda sebelumnya terlihat pada seri Moto3 Catalunya yang berlangsung pekan lalu. Meski harus memulai balapan dari posisi ke-20, pembalap berusia 17 tahun ini tampil sangat agresif di lintasan.
Kegigihan tersebut membuahkan hasil luar biasa dengan keberhasilannya menyentuh garis finis di posisi kedelapan. Pencapaian impresif di Spanyol ini semakin memperkokoh posisi Veda di jajaran papan atas klasemen.
Hingga saat ini, Veda Ega Pratama duduk nyaman di peringkat kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan perolehan 58 poin. Angka ini cukup menarik karena jumlah poin yang dikantonginya sama persis dengan koleksi Marco Morelli di posisi keempat.
Sementara itu, puncak klasemen Moto3 masih dikuasai oleh Maximo Quiles yang sudah mengumpulkan total 140 poin. Kini, fokus penuh Veda tertuju pada seri ketujuh yang akan diselenggarakan di Sirkuit Mugello pada 29-31 Mei 2026.
Kenangan Manis Veda Ega di Sirkuit Mugello :
- Veda pernah mendominasi Sirkuit Mugello saat berkompetisi di ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup musim 2025.
- Ia berhasil meraih podium tertinggi dalam dua balapan sekaligus, yakni pada Race 1 dan Race 2.
- Pembalap asal Gunungkidul ini sukses mengalahkan rival beratnya saat itu, Marco Morelli dan Hakim Danish.
- Pada Race 2 tahun 2025, Veda finis sebagai pemenang utama disusul oleh Hakim Danish sebagai runner-up.
Catatan sejarah yang gemilang di Italia ini menjadi suntikan rasa percaya diri yang sangat besar bagi Veda. Pengalaman menaklukkan Mugello dengan motor KTM 250cc menjadi bukti bahwa ia memahami karakteristik lintasan tersebut dengan sangat baik.
Dominasi Veda di Musim 2025
Sirkuit Mugello yang terletak di Negeri Pizza bukanlah tempat yang asing bagi pembalap kelahiran Gunungkidul ini. Pada musim 2025, Veda menunjukkan keperkasaannya yang luar biasa di hadapan para pembalap internasional lainnya.
Saat itu, ia tampil sangat dominan dengan menyapu bersih kemenangan di dua balapan yang digelar. Hebatnya, Veda mampu mengasapi deretan pembalap tangguh yang kini kembali menjadi saingan beratnya di kelas utama Moto3.
Data hasil balapan pada musim tersebut menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan antara Veda dan para pesaingnya. Berikut adalah ringkasan performa mereka di Mugello pada ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025.
Data Perbandingan Hasil Balapan di Mugello 2025 :
| Pembalap | Hasil Race 1 | Hasil Race 2 |
|---|---|---|
| Veda Ega Pratama | Posisi 1 (Juara) | Posisi 1 (Juara) |
| Marco Morelli | Posisi 5 | Posisi 4 |
| Hakim Danish | Posisi 12 | Posisi 2 |
Tabel di atas memperlihatkan betapa dominannya Veda Ega Pratama dibandingkan Marco Morelli dan Hakim Danish kala itu. Pada Race 1, Morelli hanya sanggup finis di urutan kelima, sementara Hakim Danish tercecer jauh di posisi ke-12.
Dominasi Veda berlanjut di Race 2, di mana ia kembali menjadi yang tercepat dan memaksa Hakim Danish puas di posisi kedua. Sementara itu, Marco Morelli harus mengakhiri balapan tersebut dengan finis di urutan keempat di belakang rival-rivalnya.
Dengan rekam jejak yang solid tersebut, publik balap motor Indonesia menaruh harapan besar pada penampilan Veda di Italia tahun ini. Keberanian dan pemahamannya terhadap sirkuit diharapkan mampu membawa lagu Indonesia Raya kembali berkumandang.
Ajang Moto3 Italia 2026 ini bukan sekadar balapan biasa, melainkan pembuktian konsistensi Veda sebagai pembalap muda kelas dunia. Persaingan yang semakin ketat tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi rider bertalenta ini untuk terus naik di tangga klasemen.