Undian Piala Asia AFC 2027 menempatkan Timnas Indonesia dalam situasi yang menantang di Grup F. Skuad Garuda dijadwalkan bersaing dengan kekuatan besar sepak bola benua kuning, yakni Jepang, Qatar, dan Thailand.
Berdasarkan catatan masa lalu, tim yang kini ditangani oleh John Herdman tersebut dibayangi oleh rekor pertemuan yang kurang menguntungkan. Tantangan nyata berupa dominasi statistik dari ketiga rival tersebut harus dipatahkan lewat persiapan fisik dan mental yang matang, seperti dikutip dari Suara.
Rekam jejak pertemuan menunjukkan posisi Indonesia yang inferior saat berhadapan dengan Timnas Jepang. Dari total 18 kali bentrokan di lapangan hijau, Indonesia tercatat hanya mampu mengamankan lima kemenangan, dengan keunggulan terakhir diraih pada tahun 1981.
Kondisi serupa membayangi langkah Merah Putih saat bersua Qatar. Skuad Garuda tercatat hanya memenangkan satu pertandingan dari sembilan laga resmi, yang terjadi pada Piala Asia 2004, sementara lima laga lain berakhir dengan kekalahan dan tiga laga imbang.
Tantangan Menghadapi Rival Regional
Thailand juga masih menjadi lawan yang sulit ditaklukkan oleh Indonesia di tingkat regional. Sejak pertemuan pertama pada tahun 1957, tim berjuluk Gajah Perang tersebut sudah mengoleksi 37 kemenangan dari total 78 pertandingan melawan Indonesia.
Bahkan dalam tujuh laga terakhir, Skuad Merah Putih belum berhasil memetik satu pun kemenangan atas Thailand. Momen keunggulan terakhir Indonesia atas sang rival regional terjadi pada leg pertama babak final Piala AFF 2016 silam.
Menyikapi data statistik yang kurang berpihak ini, staf kepelatihan yang dipimpin John Herdman dituntut menyusun strategi yang detail dan presisi. Seluruh elemen tim pelatih dan pemain harus bekerja ekstra keras untuk memutus dominasi sejarah dan membuka peluang lolos ke fase gugur.