Persiapan matang mulai ditunjukkan Timnas Indonesia menjelang bergulirnya Piala Asia 2027. Meski berada dalam grup yang tergolong berat, skuad Garuda menyatakan kesiapannya untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Asia tersebut.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai posisi timnya sebagai pihak nonunggulan justru memberikan keuntungan tersendiri. Dilansir dari Suara, status tersebut dianggap mampu meminimalisir tekanan yang dirasakan para pemain saat harus meladeni tim-tim raksasa.
Indonesia dijadwalkan akan bertarung di grup yang dihuni oleh kekuatan besar seperti Jepang, Qatar, dan Thailand. Berdasarkan catatan di atas kertas, Indonesia merupakan tim dengan pengalaman turnamen paling minim jika dibandingkan dengan tiga rivalnya tersebut.
Situasi ini tidak membuat John Herdman merasa gentar. Pelatih asal Kanada itu justru melihat adanya celah peluang yang bisa dimanfaatkan ketika berhadapan dengan tim-tim yang lebih difavoritkan.
Jepang diprediksi akan menjadi lawan terberat sekaligus favorit utama di grup ini. Hal tersebut tidak lepas dari komposisi skuad mereka yang didominasi oleh pemain-pemain yang merumput di kompetisi Eropa.
Namun, kondisi ini menempatkan Indonesia pada posisi kuda hitam yang berpotensi memberikan kejutan. Herdman berpendapat bahwa label underdog akan membuat anak asuhnya tampil tanpa beban dan bermain lebih lepas di lapangan.
"Di level AFC, semua grup sulit. Yang penting adalah melihat peluang dan menikmati status underdog," ujar Herdman.
Keberanian serta kepercayaan diri menjadi modal utama yang ditekankan sang pelatih kepada para pemain. Ia ingin skuad Garuda memiliki mentalitas yang kuat saat berdiri sejajar dengan tim-tim papan atas Asia.
Fokus pada Setiap Pertandingan
Selain fokus pada kekuatan Jepang, Herdman memberikan perhatian khusus pada laga kontra Qatar dan Thailand. Hasil dari dua pertandingan tersebut dinilai akan menjadi faktor penentu bagi langkah Indonesia untuk melaju ke fase gugur.
Target utama tim kepelatihan adalah memastikan posisi aman di klasemen grup agar peluang lolos tetap terbuka lebar. Herdman sangat berharap mental bertanding para pemain terus menunjukkan grafik peningkatan yang positif.
Seluruh anggota tim diminta untuk menyingkirkan rasa takut dan sigap memaksimalkan setiap momentum kecil yang didapat selama pertandingan. Penampilan konsisten di setiap laga menjadi kunci untuk menciptakan kejutan besar di turnamen tersebut.
"Kami harus menunjukkan versi terbaik saat menghadapi Qatar dan membawa semangat serta determinasi ketika melawan Thailand," tegasnya.