Turnamen bergengsi Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring secara resmi mulai bergulir pada Jumat, 24 April 2026. Kompetisi ini menjadi panggung bagi lima tim esports asal Indonesia untuk membuktikan kemampuan mereka di level Asia Tenggara.
Dilansir dari Detik iNET, perwakilan Indonesia yang siap bertanding adalah Bigetron by Vitality, RRQ Kazu, Evos Divine, Onic, dan Shadow Esports yang merupakan pendatang baru. Seluruh tim akan menjalani babak penyisihan secara daring sebelum berkesempatan tampil di panggung luring jika berhasil menembus partai puncak.
Fase awal turnamen dimulai dengan babak Knockout Stage yang dijadwalkan berlangsung mulai 24 April hingga 17 Mei 2026. Hanya 12 tim terbaik dari fase ini yang berhak melaju ke babak Grand Final yang akan diselenggarakan di Ho Chi Minh City, Vietnam, pada 30-31 Mei 2026.
Pelatih Bigetron by Vitality, Christian Pascoal yang akrab disapa Chrisjo, mengungkapkan ambisinya untuk meraih hasil maksimal dengan strategi yang telah dipersiapkan selama masa latihan.
"Sesuai tema spring sih, I'll use the fire. Karena ya, seringkali masih belum sepenuhnya api ataupun semangat ataupun strategi kita keluarkan. Jadi sekarang ya kita mau bener-bener nge-release, bener-bener mau membuka ya peluang kita untuk api itu. Dan ini aku harap, filosofi ini bisa kita terus bawa mulai dari hari ini, sampai nanti grand final dan seterusnya," kata Chrisjo.
Di sisi lain, pelatih Evos Divine, Wahyu Kurniawan alias Leem, menitikberatkan pada aspek konsistensi performa para pemainnya. Ia menyadari pentingnya awal yang baik mengingat turnamen ini merupakan kompetisi pembuka di tahun 2026.
"Jadi kita ingin bermain konsisten beradaptasi ulang lah di ini. Semoga di season-season depan bisa lebih bagus lagi mainnya. Bisa dua kali juara lah ya tahun ini dari kemarin," kata Leem.
Misi Mematahkan Stigma Runner Up
RRQ Kazu datang dengan motivasi tinggi untuk mengubah citra mereka sebagai tim yang seringkali finis di posisi kedua. Mereka bertekad membawa pulang trofi juara kali ini.
"Dari beberapa pelajaran yang kita dapatkan, seperti yang saya bilang, itu jadi bahan bakar untuk tim kita, motivasi untuk tim kita, kalau kita bukan cuma sekedar runner up tapi juga bisa juara," tegas pelatih RRQ Kazu, Adi Gustiawan alias Ady, dalam acara Kick Off FFWS SEA 2026 Spring di Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Perubahan Format Kompetisi
FFWS SEA 2026 Spring memperkenalkan format Knockout yang lebih padat dan kompetitif dibandingkan musim sebelumnya. Durasi babak penyisihan ini kini dipersingkat menjadi empat pekan dari yang sebelumnya enam pekan.
Seluruh tim akan bertanding berdasarkan pembagian grup pada dua pekan pertama guna mengumpulkan poin klasemen. Memasuki pekan ketiga, enam tiket menuju Grand Final akan langsung diberikan kepada tim-tim peringkat teratas klasemen harian. Sementara itu, pekan keempat menjadi kesempatan terakhir bagi tim lainnya untuk memperebutkan enam slot sisa menuju babak final di Vietnam.