Skuad bulutangkis Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Dilansir dari Media Indonesia, Korps Bhayangkara berhasil menyabet gelar juara pertama dalam ajang Southeast Asia Police Badminton Championship 2026 di Phnom Penh, Kamboja.
Tim Polri keluar sebagai yang terbaik setelah menumbangkan tim kepolisian tuan rumah, Kamboja, dalam partai puncak yang berlangsung sengit. Kemenangan ini memastikan trofi juara dibawa pulang ke Tanah Air sekaligus mengukuhkan dominasi kepolisian Indonesia di tingkat regional.
Kejuaraan yang mempertemukan tim-tim kepolisian tangguh di kawasan Asia Tenggara ini berlangsung sejak 26 hingga 31 Mei 2026. Langkah Indonesia terbilang impresif sejak awal turnamen dengan menyudahi perlawanan tim Kepolisian Timor Leste pada laga pembuka.
Tim Polri kemudian meraih kemenangan solid atas tim Vietnam yang mengantarkan mereka ke babak final. Keberhasilan ini tidak lepas dari tangan dingin manajer tim, AKBP Yanto Mulyanto, yang sehari-hari menjabat sebagai Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jatim.
ÔÇ£Alhamdulillah, tim bulutangkis Polri berhasil meraih juara pertama. Ini hasil kerja keras seluruh pemain, official, dan dukungan semua pihak. Kami bangga bisa mengharumkan nama Indonesia dan Polri di ajang kepolisian Asia Tenggara,ÔÇØ ujar AKBP Yanto Mulyanto saat dikonfirmasi, Jumat (29/5).
Prestasi ini merupakan hasil kolaborasi personel berprestasi dari berbagai satuan wilayah, termasuk Polda Jawa Timur, Polda Jawa Barat, hingga Polda Sulawesi Selatan. Skuad ini diperkuat oleh sejumlah personel bertalenta tinggi.
Daftar pemain yang memperkuat tim meliputi AK Afandy Dwi Takdir, AK Bernadus Bagas Simarmata, Bripda Robby Maulana, Bripda Muh Asqar Harianto, Bripda Kleopas Binar Putra Prakoso, Bripda Desima Aqmar Syarafina, dan Bripda Gilang Ramadhani.
ÔÇ£Kami berharap prestasi ini dapat menular dan menjadi pemacu motivasi bagi seluruh personel Polri lainnya untuk terus mengukir prestasi, baik di bidang olahraga maupun dalam menjalankan tugas kedinasan sehari-hari,ÔÇØ kata AKBP Yanto Mulyanto.