Sebanyak tiga emiten bursa saham memasuki periode akhir pembagian hak keuntungan atau cum dividen pada Selasa, 19 Mei 2026. Momentum ini menjadi batas akhir bagi para pemodal untuk memburu dividen tunai dari saham konstituen tersebut, dilansir dari Stocksetup.
Ketiga perusahaan terbuka tersebut meliputi PT Bayu Buana Tbk dengan kode saham BAYU, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk atau MARK, dan PT Lautan Luas Tbk dengan kode LTLS. Para investor diwajibkan membeli saham bersangkutan paling lambat pada tanggal cum dividen ini demi tercatat dalam daftar penerima hak.
Alokasi keuntungan dari BAYU ditetapkan sebesar Rp 100 per lembar saham yang diambil dari laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp 105,45 miliar. Nilai ini setara dengan total pembayaran dividen sebesar Rp 35,32 miliar kepada pemegang saham.
Pergerakan nilai saham BAYU di pasar modal mengalami penurunan sebesar 0,37 persen ke posisi Rp 1.335 per lembar pada penutupan perdagangan Senin, 18 Mei 2026. Penurunan ini membuat tingkat imbal hasil atau dividen yield perseroan menyentuh angka 7,49 persen.
Manajemen BAYU menetapkan tenggat pencatatan kepemilikan atau recording date pada 21 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Selanjutnya, proses pendistribusian dana dividen tunai dijadwalkan berlangsung pada 10 Juni 2026.
Sementara itu, MARK mengumumkan pembagian total dividen senilai Rp 90 per saham dari laba bersih tahun buku 2025 beserta akumulasi saldo laba ditahan. Nilai dividen final yang diserahkan menyisakan Rp 50 per saham setelah memperhitungkan pembayaran dividen interim sebelumnya sebesar Rp 40 per saham.
Akumulasi total modal yang digelontorkan oleh MARK mencapai Rp 342 miliar dengan rasio pembayaran dividen sekitar 120 persen. Perusahaan ini juga menargetkan pertumbuhan laba bersih tahun 2026 sebesar 20 persen yang ditopang oleh kinerja ekspor pasar global.
Emiten ketiga, LTLS, bersiap mendistribusikan dividen tunai senilai Rp 31 per lembar saham dengan nilai total mencapai Rp 45,40 miliar. Langkah korporasi ini telah memperoleh persetujuan resmi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 7 Mei 2026 lalu.
Harga penutupan saham LTLS berada di level Rp 800 per saham setelah terkoreksi 1,84 persen pada perdagangan awal pekan ini. Nilai pasar tersebut memosisikan perolehan yield dividen perseroan pada kisaran 3,87 persen dengan jadwal pencairan dana pada 29 Mei 2026.