Festival musik lintas generasi, Synchronize Fest, dijadwalkan kembali menyapa para pencinta musik di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta. Acara ini akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut pada 16, 17, dan 18 Oktober 2026 mendatang.
Dilansir dari Suara, festival tahunan ini telah mengungkap jajaran penampil fase pertama meskipun penyelenggaraannya masih menyisakan waktu sekitar lima bulan lagi. Salah satu daya tarik utama tahun ini adalah kemunculan kembali grup vokal wanita populer.
Synchronize Fest 2026 akan menjadi panggung reuni bagi sejumlah girl group yang sempat merajai industri musik Indonesia pada era 2010-an. Nama-nama seperti Chibi Chibi, 7icons, Super Girlies, hingga G String dipastikan akan tampil kembali.
Kejutan istimewa juga datang dari grup Ex-Blink yang beranggotakan Agatha Pricilla, Febby Rastanty, Ify Alyssa, dan Sivia. Kehadiran mereka diprediksi akan menjadi momen bernostalgia bagi para penggemar setianya di panggung festival tersebut.
Sektor musik indie juga mendapatkan sorotan besar dengan kembalinya Hindia. Sang musisi dijadwalkan tampil setelah sebelumnya berhasil memborong lima penghargaan dalam ajang bergengsi AMI Awards 2025.
Penyelenggara juga menyiapkan kolaborasi lintas batas yang melibatkan band Reality Club dengan Phum Viphurit. Musisi asal Bangkok ini dikenal secara global melalui lagu populernya yang berjudul "Lover Boy".
Nuansa romantis akan dihadirkan melalui penampilan duet antara Mahalini dan Rizky Febian. Sementara itu, genre jazz akan diwakili oleh sang legenda, Indra Lesmana, melalui proyek bertajuk "Little Things From The Heart".
Dalam proyek tersebut, Indra Lesmana akan berkolaborasi dengan putrinya, Eva Celia. Penampilan mereka akan didukung oleh Teza Sumendra, Monita Tahalea, serta grup musik LLW yang melibatkan pemain bas kenamaan Barry Likumahuwa.
Kebangkitan Seringai dan Eksplorasi Genre
Band cadas Seringai memilih Synchronize Fest 2026 sebagai tempat peluncuran album keempat mereka yang diberi judul IV: Anastasis. Momen ini menjadi sangat emosional bagi Arian Arifin dan personel lainnya.
Kehadiran album baru ini menandai babak baru bagi Seringai setelah kepergian sang gitaris, Ricky Siahaan. Selain musik rock, festival ini juga akan menonjolkan tren unik "hipdut" atau hip-hop dangdut yang dibawakan oleh kolektif AntiNRML.
Panggung musik juga akan diramaikan oleh aksi energik dari The Panturas, Sigmun, serta kolektif hip-hop asal Tangerang, Poris Vault Gang. Penjualan tiket presale untuk akses tiga hari sudah dibuka melalui situs resmi dengan harga mulai dari Rp550.000.