Sineas Film Horor 402 Rumah Sakit Angker Korea Libatkan Shaman Asli

Sineas Film Horor 402 Rumah Sakit Angker Korea Libatkan Shaman Asli
Foto: Ilustrasi Sineas Film Horor 402 Rumah Sakit Angker Korea Libatkan Shaman Asli.

Sineas film horor 402: Rumah Sakit Angker Korea melibatkan dukun asli Korea atau shaman untuk menggelar ritual perizinan selama proses syuting berlangsung. Langkah ini diambil oleh tim produksi demi kelancaran proses pengambilan gambar di lokasi yang dikenal angker.

Film yang menjadi adaptasi dari sinema horor legendaris Korea, Gonjiam Haunted Asylum, dijadwalkan bakal segera tayang di bioskop tanah air mulai 9 Juli 2026. Alur cerita film ini menyoroti petualangan menegangkan sekelompok orang yang mendokumentasikan penelusuran mereka di dalam sebuah rumah sakit tua menggunakan kamera.

Dikutip dari Suara, penulis skenario Lele Laila memaparkan bahwa tim produksi pada awalnya berniat untuk menggunakan lokasi asli dari tempat kejadian tersebut. Namun, rencana tersebut terpaksa diubah lantaran tempat yang dituju ternyata sudah rata dengan tanah.

"Akhirnya kita cari tahu lagi, ada nggak ya rumah sakit lain yang bisa kita kulik. Sampai akhirnya kemudian menemukanlah dan membentuklah si Yeongwon Hospital ini," kata Lele Laila dalam konferensi pers di Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa, 19 Mei 2026.

Prosedur perizinan atau tradisi "kulo nuwun" yang dilakukan oleh tim produksi di lokasi syuting menjadi salah satu aspek yang paling menyedot perhatian publik. Sutradara Anggy Umbara membenarkan bahwa pihak produksi sengaja mendatangkan tokoh spiritual kepercayaan masyarakat setempat demi menjaga kelancaran kerja tim.

"Itu kebetulan pas kita syuting itu shaman (dukun) beneran ada," kata Anggy Umbara menceritakan suasana di lokasi syuting.

Perjalanan untuk menemui shaman tersebut menyajikan tantangan tersendiri bagi Anggy Umbara beserta krunya. Tim produksi harus melewati kawasan hutan lebat dan deretan area pekuburan yang berada di pinggir jalan demi mencapai lokasi sang dukun.

Setelah bertemu dengan shaman tersebut, kru produksi kemudian meminta bantuan untuk menyelenggarakan ritual khusus. Ritual keselamatan ini ditujukan agar seluruh proses pengambilan gambar tidak mendapatkan gangguan dari makhluk halus.

"Ya kita bilangin kalau mau syuting sini, bilangin dong yang jangan diganggu-ganggu kalau ada yang aneh-aneh gitu macam-macam gitu," kata Anggy Umbara.

"Akhirnya ya mereka blessing in their ways gitu lah dengan bahasa cara mereka gitu kan," ujarnya lagi.

Artikel terkait

Rekomendasi