Kebutuhan terhadap material konstruksi yang ramah lingkungan mendorong PT Semen Indonesia Tbk (SIG/SMGR) untuk terus mengembangkan solusi produk berbasis riset. Inovasi ini menjadi langkah strategis perseroan dalam mewujudkan komitmen pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Langkah tersebut diwujudkan melalui kolaborasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang mencakup bidang industri semen serta produk turunannya. Kerja sama ini diresmikan lewat penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra dan Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN R. Hendrian dalam agenda "BRIN Goes To Industry 4", dikutip dari Investor Daily.
Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian menjelaskan bahwa agenda BRIN Goes To Industry berfungsi sebagai wadah komunikasi bagi pemangku kepentingan. Mulai dari pelaku industri, lembaga, regulator, hingga masyarakat dapat saling bertukar informasi mengenai hasil riset.
"BRIN Goes To Industry merupakan implementasi arah kebijakan dan strategi RPJMN 2025-2029, di mana BRIN berkontribusi pada prioritas pembangunan nasional melalui penguatan riset dan inovasi," kata Amarulla, dikutip Jumat (22/5/2026).
Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra turut menegaskan bahwa riset menjadi elemen krusial untuk menghasilkan produk konstruksi yang bermutu tinggi. Oleh sebab itu, SIG aktif bersinergi dengan lembaga perlindungan riset nasional guna menjawab tantangan sektor konstruksi.
Cakupan kemitraan ini meliputi riset aplikatif untuk produk semen, pemanfaatan fasilitas prasarana bersama, serta advokasi kebijakan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung pemulihan ekonomi, merespons perubahan iklim, dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.
"Kerja sama riset dengan BRIN adalah langkah strategis untuk menghadirkan beragam solusi material bangunan yang berkualitas, bermutu, dan ramah lingkungan. Langkah ini juga selaras dengan strategi transformasi SIG untuk mengoptimalkan produk turunan semen dan portofolio yang tengah fokus dijalankan oleh Perusahaan," kata Indrieffouny.
Kesepakatan ini merupakan perpanjangan dari kemitraan yang telah diinisiasi sebelumnya pada Juli 2023. Pada periode lalu, kedua belah pihak telah menjalankan sejumlah riset, termasuk pengembangan high performance concrete dengan semen hidraulis serta self healing concrete.
ÔÇ£SIG berkomitmen terus berkontribusi dalam pembangunan di Indonesia melalui solusi dan inovasi berkelanjutan yang memberi nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,ÔÇØ ujar Indrieffouny.