Piala Dunia FIFA 1994 di Amerika Serikat menjadi tonggak penting yang mengubah wajah sepak bola global secara permanen.
Meski awalnya sempat diragukan oleh publik Eropa dan Amerika Selatan, turnamen ini justru mencatatkan rekor luar biasa dengan 3,6 juta penonton.
Kesuksesan penyelenggaraan ini, seperti dikutip dari Suara, menjadi pemicu utama lahirnya kompetisi liga profesional Major League Soccer (MLS) di Negeri Paman Sam.
Brasil berhasil mengakhiri puasa gelar selama 24 tahun setelah menaklukkan Italia di partai puncak yang berlangsung di Rose Bowl.
Laga final ini mencetak sejarah sebagai pertandingan penentu gelar pertama yang harus diselesaikan melalui drama adu penalti setelah skor kacamata bertahan selama 120 menit.
Momen paling ikonik terjadi saat bintang Italia, Roberto Baggio, gagal mengeksekusi penalti terakhir setelah bola melambung melewati mistar gawang.
Kemenangan tersebut memastikan Selecao meraih gelar juara dunia keempat mereka sejak era legendaris Pel├® pada tahun 1970.
Langkah Ikonik Timnas Amerika Serikat
Sebagai tuan rumah, Timnas Amerika Serikat tampil di bawah tekanan besar namun berhasil menunjukkan performa kompetitif yang mengejutkan banyak pihak.
Skuad yang diperkuat pemain ikonik seperti Alexi Lalas, Cobi Jones, dan Marcelo Balboa ini menjadi simbol kebangkitan sepak bola di Amerika.
Mereka mencatatkan sejarah saat bermain imbang 1-1 melawan Swiss di Pontiac Silverdome, yang merupakan laga indoor pertama dalam sejarah Piala Dunia.
Langkah Amerika Serikat terhenti di babak 16 besar setelah kalah tipis 0-1 dari Brasil tepat pada perayaan kemerdekaan mereka, 4 Juli 1994.
Skandal Maradona dan Rekor Gol Oleg Salenko
Turnamen ini juga tidak lepas dari sisi kelam melalui skandal doping yang melibatkan legenda Argentina, Diego Maradona.
Setelah mencetak gol ke gawang Yunani, Maradona harus dipulangkan secara paksa dari turnamen akibat gagal melewati tes doping resmi FIFA.
Di sisi lain, sejarah gemilang diukir oleh penyerang Rusia, Oleg Salenko, yang mencetak rekor dunia baru dalam ajang empat tahunan ini.
Oleg Salenko menjadi satu-satunya pemain yang sanggup mencetak lima gol sekaligus dalam satu pertandingan saat Rusia menghadapi Kamerun.
Keberhasilan Amerika Serikat pada 1994 menjadi standar tinggi menjelang kembalinya pesta sepak bola dunia ke negara tersebut pada 11 Juni 2026 mendatang.