Saham BBCA Melemah ke Level Rp 6.125 pada Perdagangan Selasa

Saham BBCA Melemah ke Level Rp 6.125 pada Perdagangan Selasa
Foto: Ilustrasi Saham BBCA Melemah ke Level Rp 6.125 pada Perdagangan Selasa.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat kembali mengalami penurunan sebesar 0,41 persen menuju level Rp 6.125 pada penutupan perdagangan Selasa (12/5/2026). Dilansir dari Investor Daily, pergerakan negatif ini terjadi di tengah aksi jual bersih yang masih dilakukan oleh investor asing terhadap emiten perbankan tersebut.

Volume perdagangan saham BBCA mencapai 107,39 juta lembar dengan frekuensi transaksi sebanyak 26.427 kali. Total nilai transaksi yang dibukukan sebesar Rp 654,08 miliar, sementara investor asing mencatatkan net sell senilai Rp 20,49 miliar pada hari tersebut.

Pelemahan ini memperpanjang tren negatif saham Bank Central Asia yang sebelumnya juga ditutup memerah pada dua hari bursa terakhir. Pada tanggal 8 dan 11 Mei, harga saham emiten ini masing-masing terkoreksi sebesar 0,80 persen dan 0,40 persen.

Analis dari MNC Sekuritas menyatakan bahwa penurunan harga yang terjadi kemarin masih didominasi oleh tekanan jual yang kuat. Berdasarkan analisis teknikal, posisi harga saat ini masih berada di bawah indikator moving average 20 (MA20).

"Pergerakannya pun masih berada di bawah MA20 dan masih berada di fase downtrend-nya," kata MNC Sekuritas.

Lembaga sekuritas tersebut memproyeksikan potensi koreksi lanjutan bagi saham BBCA ke rentang harga 5.625 hingga 5.900 dalam waktu dekat. Kendati demikian, investor disarankan untuk mulai mempertimbangkan strategi beli saat harga melemah di area tersebut.

MNC Sekuritas menetapkan target harga pertama pada level 6.425 dan target harga kedua di angka 6.775 bagi para pelaku pasar. Batasan stoploss untuk meminimalisir risiko ditetapkan jika harga jatuh ke bawah level 5.575.

Artikel terkait

Rekomendasi