Aktris Ruby Rose melontarkan tuduhan pelecehan seksual terhadap penyanyi Katy Perry melalui komentar di media sosial pada Senin (13/04/2026). Rose mengeklaim bahwa insiden tersebut terjadi di sebuah klub malam di Melbourne, Australia, saat dirinya baru berusia 20 tahun.
Pengakuan bintang serial 'Orange Is the New Black' tersebut muncul di kolom komentar akun Complex saat menanggapi artikel mengenai kehadiran Perry di Coachella 2026. Sebagaimana dilansir dari Wolipop, Rose menyatakan bahwa peristiwa tersebut telah meninggalkan dampak trauma yang mendalam bagi dirinya selama hampir dua dekade.
"Katy Perry melecehkan saya di sebuah klub malam di Melbourne. Siapa yang peduli dengan pendapatnya," tulis Rose dalam komentar yang dikutip dari People. Wanita berusia 40 tahun itu menambahkan bahwa dirinya membutuhkan waktu sangat lama untuk berani mengungkap kejadian tersebut ke hadapan publik.
Pihak manajemen Katy Perry segera memberikan respons tegas dengan membantah seluruh tuduhan yang disampaikan oleh Rose. Perwakilan Perry menyatakan bahwa klaim tersebut sepenuhnya keliru dan menganggapnya sebagai bentuk kebohongan yang membahayakan reputasi klien mereka.
Dalam keterangan resminya, juru bicara Perry menuduh bahwa Rose memiliki rekam jejak sering berselisih dengan rekan sesama selebriti. Mereka menilai tindakan Rose sebagai upaya pencemaran nama baik yang tidak berdasar karena sering menyasar berbagai individu di media sosial.
"Rose memiliki riwayat yang terdokumentasi dengan baik dalam membuat tuduhan publik serius di media sosial terhadap berbagai individu, klaim yang berulang kali dibantah oleh orang-orang yang disebutkan namanya," kata juru bicara Katy Perry dalam pernyataan resminya. Hingga saat ini, belum ada langkah hukum lanjutan yang dilaporkan terkait perselisihan terbuka antara kedua pesohor tersebut.