Penulis buku keuangan ternama Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, memberikan saran investasi bagi pemilik modal terbatas. Dilansir dari Personalfinance, ia merekomendasikan perak sebagai instrumen pilihan jika seseorang hanya memiliki dana sebesar US$ 100 untuk diinvestasikan saat ini.
Melalui unggahan di media sosial X, Robert Kiyosaki menyatakan dirinya akan membeli koin perak dengan dana tersebut. Ia memproyeksikan harga perak berpotensi melonjak signifikan, bahkan memprediksi nilai US$ 100 tersebut dapat bertumbuh menjadi US$ 500 dalam waktu satu tahun.
Berdasarkan data pasar, harga perak mencatatkan kenaikan hampir 70% dalam periode 12 bulan terakhir. Meski sempat mengalami fluktuasi dengan penurunan pada Oktober setelah penguatan di September, komoditas ini kembali bergerak naik pada November.
Robert Kiyosaki menilai pergerakan harga perak selama ini tidak lepas dari praktik manipulasi yang berlangsung bertahun-tahun. Dugaan ini berkaitan dengan rekam jejak sejumlah lembaga keuangan global yang sempat terjerat kasus hukum pasar komoditas.
Dalam satu dekade ke belakang, institusi besar seperti JPMorgan dan Deutsche Bank pernah menghadapi penyelidikan otoritas terkait. Kedua lembaga tersebut dikenai denda atas praktik spoofing, yaitu aktivitas memasang dan membatalkan pesanan besar guna memanipulasi harga logam mulia.
Kendati diwarnai kritik serta spekulasi pasar, Robert Kiyosaki tetap berkomitmen memperbanyak kepemilikan aset ini. Ia juga mengimbau para investor untuk memanfaatkan momentum sebelum terjadinya lonjakan harga yang ia perkirakan.
Tren Prediksi Harga Emas dan Perak
Sikap optimistis Robert Kiyosaki terhadap logam mulia telah disuarakan sejak lama. Pada Oktober 2023, ia memperkirakan emas akan menembus US$ 2.100 dan menuju US$ 3.700, sementara perak diproyeksikan tumbuh dari US$ 23 ke US$ 68 per ons.
Proyeksi terhadap komoditas emas terbukti di pasar, di mana harga emas terus menguat sepanjang 2024 hingga melewati target US$ 3.700. Bahkan, ia sempat meramal harga emas dapat menyentuh angka US$ 25.000.
Di sisi lain, proyeksi untuk komoditas perak belum sepenuhnya tercapai di pasar global. Harga perak baru mencapai level tertinggi di sekitar US$ 52 per ons, yang mendekati target awal yang ia tetapkan.
Para pengamat pasar mencatat rekam jejak Robert Kiyosaki yang dinilai sangat agresif. Sejak tahun 2022, ia tercatat telah mengulang peringatan mengenai potensi pecahnya gelembung ekonomi sebanyak kurang lebih 30 kali.
Faktor Kepercayaan terhadap Logam Fisik
Ketertarikan Robert Kiyosaki pada logam mulia didasari oleh ketidakpercayaannya terhadap mata uang kertas. Ia berulang kali memperingatkan risiko hiperinflasi di Amerika Serikat yang dinilai dapat mengancam stabilitas finansial masyarakat.
Emas dan perak secara historis berfungsi sebagai aset lindung nilai karena jumlahnya yang terbatas dan tidak dapat dicetak oleh bank sentral. Karakteristik ini membuat kedua komoditas sering diburu saat terjadi ketidakpastian ekonomi atau ketegangan geopolitik.
Sebagian pengamat menilai kepemilikan perak fisik dapat melatih kedisiplinan finansial dengan mengalihkan pengeluaran konsumtif ke aset produktif. Namun, akademisi keuangan mengingatkan bahwa investasi saham perusahaan tambang logam mulia menawarkan likuiditas yang lebih baik dan biaya lebih efisien dibandingkan menyimpan fisik bullion.