PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama Singtel selaku pemegang saham utama Telkomsel secara resmi menunjuk Muhammad Yusuf Ateh sebagai Komisaris baru. Penunjukan strategis ini diumumkan pada 29 Mei 2026 dan mulai berlaku efektif sejak tanggal 1 Juni 2026.
Meskipun ada wajah baru di jajaran dewan pengawas, struktur kepengurusan Komisaris dan Direksi lainnya dipastikan tidak mengalami perubahan. Langkah penyegaran ini menjadi bagian dari upaya Telkomsel dalam memperkuat kepemimpinan strategis dan tata kelola perusahaan.
Keputusan tersebut juga bertujuan untuk menjaga profitabilitas serta pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika industri telekomunikasi yang terus berkembang. Melalui penguatan ini, Telkomsel optimistis dapat terus memimpin pasar dengan efisiensi yang lebih baik.
Fokus Strategis Telkomsel
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan masa pemulihan sektor telekomunikasi pascakonsolidasi. Kompetisi saat ini mulai bergeser ke arah inovasi, pengalaman pelanggan, dan pendekatan berbasis nilai.
Telkomsel berkomitmen untuk mempercepat pertumbuhannya dengan memperkuat layanan konektivitas utama, khususnya melalui investasi berkelanjutan pada infrastruktur jaringan 5G. Selain itu, perluasan layanan konvergensi dan solusi digital akan terus dioptimalkan.
Fokus perusahaan juga mencakup pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memberikan pengalaman pelanggan yang lebih personal. Strategi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat dan efisien bagi semua pihak.
Berikut adalah susunan terbaru jajaran dewan komisaris Telkomsel:
- Komisaris Utama: Diaz F.M. Hendropriyono
- Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh
- Komisaris: Ahmad Riza Patria
- Komisaris: Irfan Wahid
- Komisaris: Chandra Arie Setiawan
- Komisaris: Rico Rustombi
- Komisaris: Yuen Kuan Moon
- Komisaris: Yip Anna
Daftar di atas merangkum seluruh anggota dewan komisaris yang bertugas mengawasi jalannya operasional dan strategi jangka panjang Telkomsel. Penunjukan Muhammad Yusuf Ateh melengkapi formasi kepemimpinan perusahaan untuk periode saat ini.
Komitmen Transformasi Digital
Abdullah Fahmi menambahkan bahwa Telkomsel bertekad untuk mendukung penuh transformasi digital nasional melalui berbagai inovasi terbaru. Perusahaan berupaya memberikan nilai tambah yang nyata, baik bagi pelanggan individu maupun sektor korporasi.
Dengan strategi kepemimpinan yang baru, Telkomsel tetap menargetkan posisi terdepan dalam menghadirkan konektivitas berkualitas di Indonesia. Hal ini menjadi kunci penting dalam menjaga kepercayaan pemangku kepentingan serta masyarakat luas.