Ramayana Lestari Sentosa Bagikan Dividen Tunai Rp306,73 Miliar

Ramayana Lestari Sentosa Bagikan Dividen Tunai Rp306,73 Miliar
Foto: Ilustrasi Ramayana Lestari Sentosa Bagikan Dividen Tunai Rp306,73 Miliar.

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) memutuskan untuk membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp306,73 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada Senin (11/5/2026) di Jakarta, meskipun kinerja bisnis ritel perusahaan sedang melemah.

Alokasi dividen ini menarik perhatian karena nilainya melampaui perolehan laba bersih perusahaan sepanjang tahun berjalan yang berada di angka Rp265,28 miliar, sebagaimana dilansir dari Investasi. Pembayaran dividen yang melebihi perolehan laba tersebut dapat terlaksana karena perusahaan masih didukung oleh saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp3,78 triliun serta total ekuitas senilai Rp3,49 triliun per 31 Desember 2025.

Kondisi keuangan tersebut terjadi di tengah penurunan pendapatan RALS sepanjang tahun 2025 menjadi Rp2,36 triliun, atau merosot sebesar 14,31 persen secara tahunan dibandingkan periode tahun sebelumnya yang mencapai Rp2,76 triliun. Dampak dari penurunan pendapatan ini turut memicu penyusutan laba bersih korporasi sebesar 15,52 persen dari Rp314,05 miliar menjadi Rp265,28 miliar.

Pihak manajemen memastikan bahwa seluruh prosedur pembagian hak pemegang saham ini telah mendapatkan persetujuan resmi melalui forum rapat perseroan.

"Total nilai dividen Rp 306,73 miIiar. Dividen per saham Rp 50," ujarnya Andreas Lesmana, Direktur Ramayana Lestari Sentosa.

Berdasarkan pengumuman keterbukaan informasi, jadwal sirkulasi pembayaran telah ditetapkan secara terperinci untuk para investor. Batas akhir perdagangan saham dengan hak dividen atau cum dividen pada pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 21 Mei 2026, sedangkan ex dividen menyusul pada 22 Mei 2026. Selanjutnya, proses penentuan daftar pemegang saham yang berhak menerima pembayaran akan dilakukan pada 25 Mei 2026, dan realisasi transfer dana dividen kepada investor dijadwalkan berlangsung pada 12 Juni 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi