PT Indika Energy Tbk (INDY) resmi menerbitkan surat utang senior baru bernilai US$ 100 juta pada Selasa (19/5/2026). Langkah strategis korporasi ini dilansir dari Investor Daily guna mendiversifikasi portofolio bisnis perusahaan.
Surat utang yang diterbitkan tersebut mempunyai tingkat bunga tetap sebesar 8,75% per tahun. Instrumen keuangan ini dijadwalkan akan mencapai tenggat jatuh tempo pada tahun 2029 mendatang.
Pihak internal perusahaan menegaskan bahwa aksi korporasi ini berkaitan erat dengan rencana jangka panjang perseroan untuk beralih dari sektor komoditas sebelumnya.
ÔÇ£Transaksi ini dilakukan untuk mendukung upaya transisi perseroan yang lebih luas dari bisnis batu bara menuju portofolio bisnis yang lebih terdiversifikasi,ÔÇØ tulis manajemen INDY dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Selasa (19/5/2026).
Penerbitan instrumen utang ini dijamin penuh tanpa syarat serta tidak dapat ditarik kembali lewat jaminan perusahaan dari lima entitas anak usahanya. Anak usaha tersebut meliputi PT Indika Inti Corpindo, PT Tripatra Multi Energi, PT Tripatra Engineering, PT Tripatra Engineers and Constructors, dan Tripatra (Singapore) Pte Ltd.
Langkah penggalangan dana ini juga diperkuat dengan skema gadai saham yang diserahkan oleh perseroan bersama anak perusahaan penjamin. Manajemen mengalokasikan seluruh dana hasil emisi secara eksklusif untuk pembiayaan belanja modal ekspansi tambang emas milik PT Masmindo Dwi Area di Sulawesi Selatan, yang berstatus sebagai anak usaha dengan kepemilikan penuh dari perseroan.