PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) mengumumkan rencana pembagian dividen tunai tahun buku 2025 dengan nilai total mencapai Rp 1,39 triliun. Keputusan emiten produsen bauksit milik konglomerat Lim Hariyanto Wijaya Sarwono tersebut menetapkan besaran dividen senilai Rp 351 per saham.
Seperti dilansir dari Investor Daily, batas akhir waktu pembelian saham dengan hak dividen atau cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada hari Jumat, 22 Mei 2026. Jadwal penutupan bursa hari ini menjadi kesempatan terakhir bagi investor yang ingin mendapatkan hak atas pembagian keuntungan tersebut.
Sementara itu, periode ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi dijadwalkan berlangsung pada 25 Mei 2026. Proses penentuan daftar pemegang saham yang berhak menerima pembayaran dividen atau recording date akan dilakukan pada tanggal 26 Mei 2026 hingga pukul 16.00 WIB.
Berdasarkan laporan kinerja keuangan tahun buku 2025, perusahaan di bawah naungan Harita Group ini mencatatkan perolehan laba bersih sebesar Rp 2,39 triliun yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio emiten berkode saham CITA tersebut tercatat sebesar 58 persen.
Mengenai pergerakan di pasar modal, saham CITA ditutup melemah 2,12 persen ke level Rp 3.700 per lembar pada perdagangan Kamis, 21 Mei 2026. Kendati demikian, performa harga saham emiten ini dalam kurun waktu sepekan terakhir masih mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 6,02 persen.
Dengan mengacu pada harga penutupan perdagangan Kamis tersebut, potensi yield dividen yang ditawarkan oleh Cita Mineral Investindo berada di kisaran 9,48 persen. Secara valuasi pasar, harga saham emiten bauksit ini dinilai sedang berada dalam posisi yang relatif murah jika dibandingkan dengan rekam jejak rata-rata historisnya.
Data dari aplikasi Stockbit Sekuritas menunjukkan rasio price to book value atau PBV dari CITA kini bertengger di angka 1,52 kali. Posisi ini berada di bawah standar deviasi minus satu PBV perusahaan selama tiga tahun terakhir yang mencatatkan angka sebesar 1,65 kali.
Kondisi serupa juga terlihat pada indikator price earning ratio atau PER perusahaan yang saat ini menyentuh level 8,85 kali. Rasio tersebut terpantau berada di bawah rata-rata standar deviasi PE dari saham CITA dalam periode tiga tahun terakhir yang mencapai posisi 10,67 kali.
Seluruh rangkaian pendistribusian dana keuntungan kepada para pemegang saham yang telah terdaftar secara resmi dijadwalkan selesai bulan depan. Pembayaran final dividen tahun buku 2025 dari PT Cita Mineral Investindo Tbk akan direalisasikan sepenuhnya pada tanggal 17 Juni 2026.