Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi memberikan kepastian bahwa pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 yang mempertemukan Persija Jakarta dengan Persib Bandung tetap dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 10 Mei 2026.
Keputusan ini diambil setelah federasi menilai jadwal pertandingan tersebut tidak akan mengganggu persiapan agenda internasional Tim Nasional Indonesia. Sebagaimana dilansir dari Suara, pemilihan lokasi didasarkan pada perhitungan durasi pemeliharaan fasilitas stadion yang tersedia.
PSSI menyatakan bahwa jeda waktu menuju agenda resmi FIFA masih sangat mencukupi untuk penggunaan stadion oleh klub domestik. Pernyataan tersebut sekaligus menepis keraguan mengenai ketersediaan venue untuk laga bertajuk duel klasik tersebut.
"Karena rentang waktu yang lama antara tanggal 10 Mei, pelaksanaan pertandingan Superleague Persija versus Persib dengan waktu sampai bulan Juni, waktunya agak lama bagi PSSI (memastikan kesiapan FIFA Match Day)," kata Yunus Nusi, Sekretaris Jenderal PSSI.
Pihak federasi menambahkan bahwa izin penggunaan stadion diberikan secara terbuka bagi para peserta liga mengingat kondisi teknis di lapangan masih sangat mumpuni. Hal ini memperjelas status pemakaian SUGBK bagi Persija Jakarta.
"Jadi silahkan, tidak ada masalah lapangan tersebut (SUGBK) untuk digunakan pada pertandingan-pertandingan Super League," lanjut Yunus Nusi, Sekretaris Jenderal PSSI.
Sebelumnya sempat beredar informasi mengenai rencana renovasi rumput yang dikhawatirkan menggeser lokasi pertandingan. Kabar ini bahkan sempat sampai ke telinga Ketua Panitia Pelaksana Persija, Tauhid Indrasjarief, yang kemudian mendapat klarifikasi langsung dari federasi.
Yunus menegaskan bahwa kualitas permukaan lapangan saat ini justru sedang berada dalam performa terbaiknya pasca digunakan untuk pertandingan internasional sebelumnya. Ia mengaku tidak mengetahui adanya rencana perbaikan mendadak dari pihak pengelola stadion.
"Bagi PSSI lapangan atau rumput saat ini juga masih dalam keadaan yang baik bahkan bagi kami sangat baik karena beberapa waktu yang lalu digunakan oleh timnas dan bahkan kualitasnya sangat bagus. Maka ketika mendengar bahwa ada perbaikan rumput dari kawan-kawan media dan Persija saya juga kaget," ujar Yunus Nusi, Sekretaris Jenderal PSSI.