PSSI Izinkan Persija Jamu Persib di Stadion GBK Mei 2026

PSSI Izinkan Persija Jamu Persib di Stadion GBK Mei 2026
Foto: Ilustrasi PSSI Izinkan Persija Jamu Persib di Stadion GBK Mei 2026.

Persija Jakarta mendapatkan lampu hijau dari PSSI untuk menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) saat menjamu Persib Bandung dalam laga lanjutan liga pada 10 Mei 2026 mendatang. Kepastian ini muncul setelah federasi menilai pemakaian stadion tersebut tidak akan mengganggu persiapan Timnas Indonesia untuk agenda Juni.

Dilansir dari Suara, keputusan ini merespons keraguan pengelola stadion yang sebelumnya sempat menahan izin karena alasan pemeliharaan rumput menjelang FIFA Matchday. PSSI menegaskan bahwa kualitas rumput di stadion nasional tersebut saat ini masih dalam kondisi yang sangat layak untuk menggelar pertandingan besar.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengetahui jadwal pertandingan tersebut meski belum menerima laporan formal dari pengelola kawasan Senayan. Ia menekankan bahwa federasi tetap memprioritaskan penggunaan GBK untuk agenda internasional skuad Garuda pada bulan depan.

ÔÇ£Iya, memang akan ada FIFA Matchday pada bulan Juni 2026 ini. Tentu PSSI akan menggunakan Stadion GBK. Namun, tentang Persija, PSSI tentu mengetahui jadwal pelaksanaan pertandingannya, tapi belum ada pemberitahuan dari Badan Pengelola GBK Senayan ke PSSI tentang pemakaian lapangan," kata Yunus Nusi, Sekretaris Jenderal PSSI.

Yunus juga menyatakan keterkejutannya terkait isu adanya rencana pembongkaran atau perbaikan besar pada rumput stadion dalam waktu dekat. Menurut pengamatannya, kondisi permukaan lapangan masih sangat optimal setelah digunakan dalam pertandingan Timnas Indonesia beberapa waktu lalu.

"PSSI juga belum menerima pemberitahuan dari Pengelola GBK tentang adanya rencana perbaikan rumput lapangan SUGBK. Bagi PSSI, lapangan atau rumput saat ini juga masih dalam keadaan yang baik, bahkan bagi kami sangat baik karena beberapa waktu yang lalu digunakan oleh Timnas dan kita lihat sendiri kualitasnya juga bagus," terangnya.

Manajemen federasi berpendapat bahwa secara teknis sangat sulit untuk melakukan perbaikan besar jika melihat jadwal Timnas Indonesia yang sudah semakin dekat. Yunus menduga telah terjadi kesalahpahaman informasi mengenai rencana pemeliharaan rumput yang sebelumnya sempat beredar di media.

"Maka ketika mendengar akan ada perbaikan rumput dari kawan-kawan media dan Persija, saya juga kaget kok ada perbaikan rumput atau rumputnya mau diangkat. Mungkin salah paham saja, kami masih belum yakin akan ada perbaikan rumput karena tidak lama lagi atau pada bulan Juni nanti Stadion SUGBK akan digunakan oleh Timnas pada bulan Juni yang akan datang," ujar Yunus Nusi.

PSSI berargumen bahwa pengerjaan fisik pada lapangan tidak akan efektif mengingat sempitnya waktu yang tersedia sebelum pemakaian oleh tim nasional. Federasi meyakini bahwa fungsi stadion sebagai markas besar skuad Garuda tetap terjaga tanpa harus membatalkan laga domestik skala besar.

"Maka dalam waktu yang sangat sempit, sangat tidak teknis ketika akan ada pengangkatan rumput lagi. Mungkin itu yang saya maksud salah paham dan nggak mungkin lah Stadion GBK dalam waktu yang singkat ini kemudian akan memperbaiki rumputnya," tambah Yunus.

Dalam keterangan penutupnya, PSSI secara resmi menyatakan tidak keberatan jika pertandingan bertajuk duel klasik tersebut tetap dilangsungkan di Jakarta. Jarak waktu antara jadwal pertandingan liga dengan agenda FIFA Matchday dinilai masih cukup longgar bagi perawatan rutin biasa.

ÔÇ£Karena rentang waktu yang lama antara tanggal 10 Mei, pelaksanaan pertandingan I-League Persija dengan Persib, dengan waktu sampai bulan Juni, kan waktunya agak lama," jelas Yunus Nusi.

Pihak federasi mempersilakan operator kompetisi dan klub terkait untuk menjalankan pertandingan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Hingga saat ini, kondisi rumput GBK tetap dipantau secara berkala guna memastikan kesiapannya untuk dua agenda besar tersebut.

"Bagi PSSI, silahkan, enggak ada masalah lapangan tersebut untuk digunakan pada pertandingan-pertandingan di I-League," pungkas Yunus Nusi.

Artikel terkait

Rekomendasi