Industri cokelat premium Indonesia berpotensi besar menjadi pemain penting di Asia berkat dukungan kualitas bahan baku lokal dan proses produksi berstandar tinggi pada Jumat (15/5/2026), dilansir dari Money.
Pasar cokelat premium global terus menunjukkan pertumbuhan positif yang didorong oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap produk berkualitas tinggi. Schoko selaku brand lokal dari Win&Co Group mengambil peluang ini dengan memperkuat posisi produknya di pasar internasional.
Nilai pasar cokelat premium global diproyeksikan mencapai 40,6 miliar dollar AS pada 2030 menurut laporan Grand View Research. Pertumbuhan ini mencatat CAGR sebesar 4,3 persen untuk periode tahun 2025 hingga 2030.
"Kami percaya kualitas kakao lokal Indonesia mampu bersaing secara global apabila didukung oleh inovasi, standar produksi yang konsisten, serta edukasi pasar yang berkelanjutan. Melalui Schoko, kami ingin menghadirkan produk cokelat premium yang tidak hanya diterima di pasar internasional, tetapi juga mampu meningkatkan kebanggaan terhadap kualitas cocoa Indonesia," kata Sugianto Soenario, Direktur Utama Win&Co Group.
Saat ini produk Schoko telah menjangkau pasar internasional termasuk wilayah Asia, Australia, dan Amerika Serikat. Merek ini juga berperan sebagai mitra strategis bahan baku untuk jaringan bakery ternama, kafe nasional, hingga hotel dan pelaku industri makanan.
Transformasi bisnis ini menjadi bagian dari pembangunan ekosistem berbasis kakao demi meningkatkan daya saing industri makanan nasional. Manajemen berkomitmen untuk terus memperluas inovasi produk dan membangun kolaborasi strategis dengan komunitas kreatif kuliner global ke depan.