Harga emas batangan PT Antam Tbk diproyeksikan mengalami penguatan ke level Rp 2.890.000 per gram pada Jumat, 15 Mei 2026. Estimasi kenaikan nilai logam mulia ini dipengaruhi oleh kondisi nilai tukar Rupiah yang sedang melemah terhadap mata uang asing.
Dilansir dari Investor Daily, pergerakan harga emas Antam terpantau masih tertahan di posisi Rp 2.839.000 per gram pada Kamis (14/5/2026). Angka tersebut belum berubah setelah sempat mengalami penurunan signifikan sebesar Rp 20.000 pada Rabu (13/5/2026) dari posisi hari sebelumnya.
Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi, memberikan analisis terkait potensi pergerakan harga komoditas unggulan ini di pasar domestik.
"Kalau dilihat Rupiah melemah, bisa saja logam mulia mendekati Rp 2.890.000 per gram," kata Ibrahim, Pengamat Pasar Komoditas.
Catatan harga dalam sepekan terakhir menunjukkan fluktuasi yang cukup tajam, di mana pada Selasa (12/5/2026), harga sempat melonjak Rp 40.000 ke angka Rp 2.859.000 per gram. Hingga saat ini, rekor tertinggi sepanjang masa emas Antam masih berada di level Rp 3.168.000 per gram yang tercapai pada akhir Januari lalu.
Selain harga jual, harga beli kembali atau buyback pada Kamis (14/5/2026) juga dilaporkan tetap stabil di level Rp 2.656.000 per gram. Transaksi pelepasan kembali aset emas ini tetap mengikuti ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia.
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas dengan nominal di atas Rp 10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22. Pemegang NPWP dikenakan potongan sebesar 1,5 persen, sementara bagi non-NPWP dikenakan tarif 3 persen yang dipotong langsung dari nilai transaksi.