Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sedang mengupayakan agar grup musik asal Korea Selatan, BTS, dapat melangsungkan konser di Jakarta yang direncanakan pada 26 hingga 27 Desember 2026. Kepastian lokasi penyelenggaraan masih dipertimbangkan antara Gelora Bung Karno (GBK) atau Jakarta International Stadium (JIS) pada Kamis (16/4/2026).
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini tengah melakukan kajian mendalam untuk menentukan tempat yang paling ideal bagi grup idola global tersebut. Dilansir dari Megapolitan, pemilihan lokasi ini sangat dipengaruhi oleh aspek kenyamanan penonton serta kesiapan infrastruktur pendukung di sekitar stadion.
Pramono Anung menjelaskan bahwa dirinya masih berjuang untuk memastikan boyband tersebut dapat tampil di ibu kota. Fokus utama saat ini adalah membandingkan keunggulan antara fasilitas di Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.
"Yang saya belum berhasil itu betul-betul saya ingin BTS main di sana. Ini lagi fight nanti apakah di JIS atau di GBK," kata Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta.
Penyiapan JIS sebagai lokasi potensial dipandang sebagai tantangan besar bagi pemerintah daerah guna membuktikan kesiapan fasilitas kelas dunia. Pramono menggarisbawahi pentingnya aksesibilitas bagi ribuan penggemar yang diprediksi akan memadati area tersebut.
"Ya walaupun dua-duanya di Jakarta, tapi saya pengin banget di JIS itu mendapatkan tantangan bagaimana kalau BTS main di sana," kata Pramono Anung.
Langkah perbaikan infrastruktur di kawasan JIS saat ini sedang dikebut, termasuk integrasi transportasi publik dan penyediaan kantong parkir yang luas. Upaya ini dilakukan agar penyelenggaraan acara berskala internasional tidak lagi memicu kemacetan parah di wilayah sekitarnya.
"Alhamdulillah nanti akan ada KRL yang ke sana, JIS dengan Ancol sudah kami hubungkan, nanti parkirnya tidak lagi di JIS, parkirnya di Ancol," ungkap Pramono Anung.
Penyediaan lahan parkir di kawasan Ancol diklaim mampu menampung volume kendaraan dalam jumlah besar, mencapai 10.000 unit mobil. Skema ini disiapkan untuk mendukung berbagai acara besar, mulai dari pertandingan olahraga hingga konser musisi mancanegara lainnya.
"Mau 10 ribu mobil juga boleh, dan tidak menimbulkan kemacetan sehingga orang bisa menikmati nonton Persija, nonton Bruno Mars, nonton Adam Levine, Guns N' Roses sebentar lagi mau main, Metallica," katanya.
Selain fasilitas transportasi dan parkir, pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang menghubungkan JIS dengan kawasan Ancol juga terus berjalan. Infrastruktur jembatan ini ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada Juni 2026.