Pos Properti Indonesia Agresif Luncurkan Tiga Inisiatif Bisnis Baru

Pos Properti Indonesia Agresif Luncurkan Tiga Inisiatif Bisnis Baru
Foto: Ilustrasi Pos Properti Indonesia Agresif Luncurkan Tiga Inisiatif Bisnis Baru.

PT Pos Properti Indonesia mengambil langkah agresif untuk mempercepat pertumbuhan bisnis pada awal 2026. Anak usaha PT Pos Indonesia tersebut meluncurkan tiga inisiatif strategis yang diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan baru perusahaan, seperti dikutip dari Investor Daily.

Tiga program utama tersebut meliputi pengenalan konsep hunian bersama Homy Nomad, perluasan layanan Design & Construction, serta pembangunan kompleks perumahan ramah milenial di kawasan Harjamukti, Depok. Langkah diversifikasi ini diambil setelah perusahaan mencatat pendapatan yang stabil sepanjang 2025.

Melalui strategi baru ini, manajemen membidik pertumbuhan kinerja hingga mencapai angka dua digit pada tahun ini. Sektor hunian bersama dinilai memiliki potensi besar karena didorong oleh kebutuhan jangka panjang masyarakat di kawasan perkotaan.

Chief Commercial Officer Pos Properti Indonesia Aldhita Prayudhiputra menjelaskan bahwa dinamika ekonomi saat ini justru membuka peluang baru, khususnya untuk model hunian co-living di kota-kota besar.

"Homy Nomad adalah respons terhadap kebutuhan hunian generasi muda yang semakin dinamis dan mobile," jelasnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Produk hunian teranyar ini dirancang untuk mengikuti transformasi gaya hidup pemuda urban. Lokasi unit sengaja ditempatkan pada titik yang terintegrasi dengan moda transportasi publik serta pusat kegiatan kota, sehingga sangat sesuai bagi kalangan profesional muda maupun pekerja lepas digital.

Meskipun belum melakukan promosi secara masif, tingkat keterisian unit Homy Nomad dilaporkan terus menunjukkan tren kenaikan yang konsisten sejak masa pra-peluncuran.

"Ke depan, perseroan menargetkan ekspansi konsep ini ke beberapa kota besar lainnya dengan pendekatan berbasis data untuk menjaga akurasi permintaan dan efisiensi biaya," ujar dia.

Selain fokus pada sektor sewa properti yang selama ini menyumbang sekitar 50 hingga 60 persen dari total pendapatan, perusahaan kini memperkokoh segmen Design & Construction. Lini bisnis ini menyediakan jasa arsitektur, perencanaan, hingga pengerjaan konstruksi secara menyeluruh untuk klien BUMN maupun korporasi swasta.

Langkah memperluas jangkauan layanan konstruksi menjadi bagian dari rencana optimalisasi portofolio aset serta pengalaman manajemen properti yang telah berjalan lebih dari sepuluh tahun. Model operasional ini diprediksi memiliki prospek pertumbuhan yang cerah seiring bergulirnya kembali berbagai proyek infrastruktur dan komersial.

Pengembangan Sektor Residensial di Depok

Pada sektor perumahan tapak, perusahaan menjalin kemitraan strategis dengan Ruma Development untuk membangun kawasan hunian bertema khusus di Harjamukti, Depok. Proyek ini menyasar pasar keluarga muda dengan menawarkan harga yang kompetitif, konsep bangunan modern, serta konektivitas transportasi yang strategis.

Kawasan hunian di Depok ini diharapkan menjadi salah satu motor utama penjualan korporasi mulai tahun ini, mengingat permintaan rumah tinggal bagi keluarga baru di area penyangga ibu kota terus menunjukkan tren peningkatan.

Tiga pilar bisnis baru ini dipersiapkan untuk memperkuat kontribusi sektor properti terhadap induk usaha, PT Pos Indonesia. Upaya diversifikasi ini sekaligus mempertegas langkah transformasi perusahaan induk menuju penyedia layanan modern yang tidak hanya bertumpu pada sektor logistik dan pengiriman barang.

"Perusahaan menargetkan pertumbuhan double-digit yang berkelanjutan hingga 2027, seiring semakin matangnya portofolio baru berbasis properti dan layanan digital," pungkasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi