Pos Indonesia Sediakan Layanan Kargo Jemput Paket Jemaah Haji di Makkah

Pos Indonesia Sediakan Layanan Kargo Jemput Paket Jemaah Haji di Makkah
Foto: Ilustrasi Pos Indonesia Sediakan Layanan Kargo Jemput Paket Jemaah Haji di Makkah.

PT Pos Indonesia memperluas jangkauan layanan kargo haji ke wilayah Makkah mulai Jumat, 8 Mei 2026 untuk membantu jemaah mengirimkan barang bawaan maupun oleh-oleh langsung ke tanah air. Dilansir dari Investor Daily, fasilitas ini mencakup layanan penjemputan paket di lokasi penginapan jemaah dengan estimasi waktu pengiriman selama 7 hingga 14 hari.

"Sebelumnya kami sudah hadir di Madinah. Sekarang ini kamii juga hadir di Makkah untuk membantu jemaah haji mengirimkan paketnya ke Indonesia," kata Koordinator Bisnis Petugas Kargo Haji Pos Indonesia 2026, Tangkas Wibowo.

Pihak manajemen menargetkan kehadiran titik layanan di setiap sektor pemondokan guna memberikan kemudahan akses bagi para jemaah. Selain itu, mekanisme penjemputan barang dapat disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara jemaah dengan petugas kargo yang bertugas di lapangan.

"Jadi, paket sampai di rumah jemaah 7-14 hari, bahkan sebelum jemaah tiba di Tanah Air," ujarnya.

Sistem pengiriman menggunakan jalur udara dengan skema tarif yang bervariasi sesuai daerah tujuan di Indonesia. Tarif standar dipatok sebesar 23 riyal per kilogram, sementara wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo dikenakan 25 riyal, serta Ambon dan Papua sebesar 30 riyal per kilogram.

"InsyaAllah di Makkah nanti di setiap sektor ada titik layanan Pos Indonesia," ujarnya.

Tangkas menyebutkan tidak ada batas minimal berat barang, namun berat maksimal satu koli disarankan tidak melebihi 35 kilogram. Jemaah juga mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk dari Bea Cukai untuk maksimal dua koli per nomor paspor dengan nilai barang maksimal US$2.500.

"Untuk nilai kiriman di bawah itu jamaah mendapatkan kuota dari Bea Cukai untuk free biaya masuk," ujarnya.

Berdasarkan data operasional, jemaah paling banyak mengirimkan komoditas seperti makanan kering, sajadah, karpet, dan cenderamata khas Arab Saudi. Petugas memastikan akan melakukan pemeriksaan ulang pada pengemasan untuk menjamin keamanan barang selama proses pemindahan di udara.

"Kami di setiap titik pemberangkatan selalu mengecek kemasannya. Nanti kami kemas ulang atau kami perkuat kemasannya," ujarnya.

Layanan kargo ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.00 waktu Arab Saudi, lengkap dengan jaminan klaim jika terjadi kerusakan atau kehilangan. Hingga pertengahan Mei, total kiriman dari Madinah telah melampaui 70 ton, sementara di Makkah sudah tercatat lebih dari 10 ton.

Artikel terkait

Rekomendasi