Pocari Sweat Run 2026 Targetkan 60 Ribu Peserta di Bandung dan Lombok

Pocari Sweat Run 2026 Targetkan 60 Ribu Peserta di Bandung dan Lombok
Foto: Ilustrasi Pocari Sweat Run 2026 Targetkan 60 Ribu Peserta di Bandung dan Lombok.

Penyelenggara ajang lari tahunan Pocari Sweat Run 2026 menargetkan partisipasi sebanyak 60.000 peserta untuk gelaran di Bandung dan Lombok yang pendaftarannya mulai dibuka secara bertahap pada 27 Januari 2026. Dilansir dari Investortrust, perhelatan ini diarahkan menjadi sirkuit marathon nasional berbasis pariwisata olahraga.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan dukungan penuh terhadap konsistensi penyelenggaraan acara ini yang dinilai mampu memberikan dampak ekonomi signifikan bagi daerah. Erick menekankan pentingnya ajang olahraga dalam membangun citra bangsa di mata internasional.

"Indonesia punya alam yang luar biasa dan jumlah penduduk besar. Event seperti Pocari Sweat Run harus didukung karena bukan hanya olahraga, tetapi juga bagian dari nation branding," ujar Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Erick menambahkan bahwa pengembangan ajang ini diharapkan bisa bertransformasi menjadi sirkuit marathon yang terintegrasi di berbagai kota besar Indonesia. Konsep tersebut dirancang untuk mengikuti kesuksesan ajang marathon dunia yang memungkinkan pelari mengumpulkan medali dari berbagai lokasi berbeda.

"Indonesia punya alam yang luar biasa dan jumlah penduduk besar. Event seperti Pocari Sweat Run harus didukung karena bukan hanya olahraga, tetapi juga bagian dari nation branding," ujar Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyoroti aspek dampak ekonomi berganda yang dihasilkan dari sektor pariwisata olahraga. Menurutnya, kehadiran para pelari akan menggerakkan roda ekonomi mulai dari moda transportasi hingga sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Pelari tidak hanya datang untuk lomba, tetapi juga tinggal lebih lama, makan, berwisata, dan berbelanja. Dampak ekonominya sangat terasa bagi daerah," ujar Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Pariwisata.

Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka Wina Armada Sukardi menjelaskan bahwa pemilihan Lombok sebagai lokasi penyelenggaraan merupakan solusi atas tingginya minat peserta. Kapasitas di Lombok diperluas untuk mengakomodasi pelari yang kerap tidak mendapatkan kuota pada gelaran di Bandung.

"Harapannya, event ini memberikan dampak jangka panjang. Peserta tidak hanya berlari, tetapi juga mengeksplorasi destinasi wisata dan UMKM, lalu membagikan pengalamannya ke dunia," ujar Wina Armada Sukardi, Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka.

Panitia telah menetapkan kuota fisik sebanyak 15.000 peserta untuk Bandung dan 10.000 peserta untuk Lombok, sementara 35.000 slot lainnya disediakan bagi kategori lari virtual. Jadwal pelaksanaan di Lombok ditetapkan pada 11-12 Juli 2026, sedangkan di Bandung akan berlangsung pada 19-20 September 2026.

Pendaftaran resmi untuk kategori Lombok dibuka pada 27 Januari 2026 pukul 12.00 WIB. Sementara itu, calon peserta untuk kategori Bandung dapat melakukan registrasi mulai 2 Februari 2026 pada jam yang sama.

Artikel terkait

Rekomendasi