PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) atau PGN memutuskan untuk membagikan dividen tunai tahun buku 2025 senilai US$ 172,29 juta atau setara Rp 3,04 triliun pada Juni 2026 mendatang.
Keputusan pembagian keuntungan tersebut telah mendapatkan persetujuan resmi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2025, sebagaimana dilansir dari Investor Daily pada Selasa (26/5/2026).
Alokasi dividen tunai yang disepakati ini setara dengan 80 persen dari total laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tahun buku 2025 yang mencapai US$ 215,36 juta.
Sementara itu, sisa laba bersih sebesar 20 persen atau senilai US$ 43,07 juta akan dialokasikan oleh perseroan sebagai saldo laba ditahan.
Hak dividen ini akan diberikan kepada para pemegang saham yang namanya secara resmi masuk dalam Daftar Pemegang Saham (recording date) perseroan pada tanggal 8 Juni 2026.
Selain pembagian dividen, agenda RUPST tersebut menyetujui perluasan kegiatan usaha industri gas industri (KBLI 20112) pada anak usaha perseroan, PT Pertamina Gas, demi memenuhi regulasi Otoritas Jasa Keuangan.
| Agenda Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi | 4 Juni 2026 |
| Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi | 5 Juni 2026 |
| Cum Dividen Pasar Tunai | 8 Juni 2026 |
| Recording Date Pemegang Saham | 8 Juni 2026 |
| Ex Dividen Pasar Tunai | 9 Juni 2026 |
| Tanggal Pembayaran Dividen Tunai | 24 Juni 2026 |