Pertamina NRE Gandeng CUSP Jajaki Proyek Energi Terbarukan di Bangladesh

Pertamina NRE Gandeng CUSP Jajaki Proyek Energi Terbarukan di Bangladesh
Foto: Ilustrasi Pertamina NRE Gandeng CUSP Jajaki Proyek Energi Terbarukan di Bangladesh.

Pertamina NRE (New & Renewable Energy) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Copenhagen Urban Solar Parks BD Ltd (CUSP). Kemitraan ini bertujuan untuk menjajaki kerja sama pengembangan sektor energi terbarukan di Bangladesh.

Seperti dikutip dari Money, kolaborasi kedua perusahaan ini mencakup pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (solar PV). Selain itu, mereka juga membidik peluang kerja sama dalam operasi dan pemeliharaan (O&M).

Langkah strategis ini menjadi awal bagi kedua korporasi untuk mengeksplorasi investasi proyek energi bersih. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari percepatan transisi energi serta penguatan kolaborasi regional di sektor berkelanjutan.

Kemitraan tersebut juga memperlihatkan kepercayaan Bangladesh terhadap rekam jejak Pertamina NRE. Perusahaan dinilai berpengalaman dalam mengelola proyek energi surya skala besar di kancah internasional.

Dalam implementasinya, kedua pihak akan menjalankan studi kelayakan yang komprehensif. Studi ini mencakup analisis teknis, pasar, bisnis, lingkungan, hukum, hingga mitigasi risiko proyek.

Tidak hanya itu, kerja sama komersial dan taktis juga bakal dijajaki. Proses ini melibatkan pertukaran pengetahuan serta penerapan teknologi mutakhir dalam pengembangan energi bersih.

Direktur Utama Pertamina NRE John Anis mengutarakan bahwa ekspansi ini membuktikan keseriusan perusahaan dalam memperluas portofolio energi hijau global.

ÔÇ£Di tengah situasi global yang penuh dengan ketidakpastian, kolaborasi ini menjadi momentum penting dan langkah strategis bagi pengembangan bisnis energi terbarukan di Indonesia sekaligus mendukung kebutuhan energi bersih yang berkelanjutan di Bangladesh,ÔÇØ ujar John dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/5/2026).

John menilai proyek di Bangladesh ini berpotensi memperkuat rekam jejak internasional Pertamina NRE. Sebelumnya, perusahaan telah mencatatkan performa positif di Filipina.

ÔÇ£Saat ini Pertamina NRE telah memiliki kapasitas instalasi terpasang lebih dari 1 GWp di Filipina dan terus berkembang dengan target mencapai 2,6 GWp pada akhir tahun ini. Pencapaian konkret tersebut menjadi modal penting bagi Pertamina NRE untuk mengembangkan proyek serupa di Bangladesh,ÔÇØ tambah dia.

Respons positif juga datang dari Chairman CUSP Ziaur Rahman. Menurutnya, kemitraan dengan Pertamina NRE membuka peluang sinergi yang lebih luas pada proyek tenaga surya setempat.

ÔÇ£Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk menghadirkan solusi energi bersih yang inovatif, efisien, dan berdampak positif bagi pembangunan berkelanjutan di Bangladesh,ÔÇØ kata Ziaur Rahman.

Dukungan pemerintah ikut mengalir melalui Kementerian Luar Negeri RI. Direktur Investasi dan Ekonomi Kreatif Kemenlu RI Roy Wahab mengapresiasi inisiatif penguatan ekonomi kedua negara ini.

ÔÇ£Kemitraan ini mencinkan eratnya hubungan bilateral kedua negara, khususnya dalam mendorong investasi hijau dan pengembangan energi berkelanjutan. Saling berbagi pengetahuan dan pengalaman tentu akan memberikan manfaat bagi kedua negara,ÔÇØ ujar Roy.

Melalui proyek ini, Pertamina NRE dan CUSP berharap bisa menyokong percepatan transisi energi dunia. Kemitraan ini ditargetkan mampu mendukung Net Zero Emission Indonesia 2060 lewat transfer teknologi serta investasi hijau.

Artikel terkait

Rekomendasi